Tangkapan layar berlangsungnya kuliah umum kebangsaan oleh Eksekutif The Yudhoyono Institut, Agus Harimurti Yudhoyono, (Foto: Nisyam).

PROFESI-UNM.COM – Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono hadir sebagai narasumber utama dalam Kuliah Umum ‘Memperkukuh Karakter Kebangsaan Generasi Milenial Menuju Indonesia Emas 2045’. Kuliah umum berlangsung Rabu, (16/2) di Ruang Theater Gedung Menara Pinisi UNM, secara blended, live zoom dan YouTube.

Dalam materinya, Ia banyak membagikan ilmu. Salah satunya, Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki keterampilan utama abad 21. Keterampilan Belajar (Learning Skills), Keterampilan Literasi (Literacy Skills) dan Keterampilan Hidup (Life Skills).

Learning Skills meliputi 4C, Critical Thinking, Creativity, Collaboration dan Communication, Literacy Skills, meliputi IMT (Information, Media Technology) dan Life Skills, FLIPS (Flexibility, Leadership, Initiative, Productivity, dan Social Skills,” jelas pria yang akrab disapa AHY.

Terkait IMT, Ia menerangkan bahwa siapapun yang menyerah terhadap teknologi, tidak ingin ikut dalam teknologi, akan tertinggal oleh dunia.

“Mereka yang tidak menguasai IMT, mau tidak mau, siapa tidak siap, akan tertinggal” tutur AHY.

Leadership tidak hanya terkait sebuah jabatan dalam suatu organisasi, melainkan dimulai dari diri setiap individu.

“Leadership ini bukan hanya dalam jabatan politik, tapi setiap dalam diri kita adalah pemimpin”

Selain leadership, jiwa kerjasama juga dibutuhkan. Ketika semua orang ingin
memimpin, suatu perkejaan akan berantakan.

“Tidak ada superman di dunia ini, yang kita butuhkan adalah supertim,” tambahnya.

Diakhir pemaparan materinya, Ia memberikan semangat membara.

“Setiap orang sukses, pasti pernah mengalami gagal, apapun alasannya, tetapi ingatlah kualitas seseorang tidak ditentukan ketika Ia sukses, tapi diukur dari seberapa cepat Ia bangkit,” ucapnya.

“If you want to go fast go alone, if you want to go far go together” (*)

*Reporter: Annisa Asy Syam. A