Proses donor darah di Masjid Ulil Albab UNM, (Foto: Ist).

PROFESI-UNM.COM – Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Forum Studi Islam (FSI) Raudhatul Ilmi (RI) Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Muktamar atau Musyawarah Besar LDK RI UNM. Donor darah tersebut berlangsung di Masjid Ulil Albab UNM, Parangtambung pada Jum’at, (11/2).

Kegiatan donor darah ini merupakan program dari Departemen Sosial Kesehatan LDK FSI RI UNM bekerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Suka Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) unit UNM yang kemudian akan didistribusikan ke PMI Kota Makassar.

Salah seorang panitia, Muhammad Fitrah Ramadhan mengungkapkan, kali ini terdapat 102 pendonor yang berasal dari sivitas akademika UNM dan Masyarakat Umum. Pendonor tersebut sudah melakukan registrasi online dan juga ada yang langsung mendaftar di lokasi donor darah.

“Dipisah tempat pendonor dari kalangan laki-laki dan perempuan,” tambahnya.

Demi menjaga kesehatan dan keamanan darah, orang yg tidak dapat menjadi pendonor adalah individu yang memiliki kondisi alkoholik, penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit seperti demam atau influensa, telah cabut gigi kurang dari 3 hari, pernah menerima transfusi kurang dari setahun, telah menato, menindik, atau akupuntur kurang dari setahun, hamil, atau sedang menyusui.

Terakhir, Ketua panitia, Fairuz Erlangga Nadwi berharap agar kegiatan donor darah ini bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.

“Semoga dari kegiatan donor darah ini bisa banyak membantu kawan-kawan dalam mendapatkan darah di kondisi genting,” tutur mahasiswa angkatan 2018 itu.

Pada donor darah hari ini, dua dosen Fakultas Bahasa dan Sastra UNM yakni Usman dan Muhammad Anwar menjadi pendonor pertama dan kedua. (*)

*Reporter: Mujahidah