Peserta jalur SNMPTN 2018 saat mengikuti ujian tulis, di Gedung Flamboyan FIS - (Foto: Dokumen - Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Jelang registrasi SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2022 yang semakin dekat, siswa kelas 12 perlu memantapkan diri dalam memilih jurusan. Saat menentukan hal ini, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, seperti mata kuliah yang ditawarkan, akreditasi, biaya kuliah, hingga prospek karier.

Berbagai aspek di atas maupun yang lain tentunya perlu dipertimbangkan betul-betul agar nantinya tidak sampai menyesal. Di samping itu, menurut The Irish Times, berikut hal-hal yang wajib dihindari saat memilih program studi perkuliahan.

Tujuh Kesalahan yang tidak boleh dilakukan saat memilih jurusan:

  1. Memilih Berdasarkan Passing Grade yang Tinggi
    Siswa-siswa dengan nilai terbaik di sekolah biasanya diharapkan untuk mengambil program studi dengan passing grade tinggi. Pada beberapa kasus, murid-murid tersebut dinilai kurang memanfaatkan nilainya apabila memilih jurusan dengan passing grade tidak cukup besar.
  2. Terburu-buru Mengambil Keputusan
    Berdasarkan jadwal dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), pendaftaran SNMPTN 2022 adalah 14-28 Februari 2022, sedangkan untuk registrasi UTBK-SBMPTN 2022 adalah 23 Maret-15 April 2022.

Oleh karena itu, siswa kelas 12 perlu manfaatkan waktu sebelum pendaftaran ini sebaik mungkin untuk menentukan program studi yang dikehendaki. Jangan sampai memutuskannya secara terburu-buru karena siswa akan menjalaninya selama beberapa tahun.

  1. Menerima Nasihat yang Kurang Relevan
    Ketika memilih jurusan, kalian perlu memahami kemampuan dan apa yang baik bagi diri sendiri. Sebaiknya, kalian juga menyaring berbagai nasihat yang datang dari orang di sekitar karena tidak semuanya selalu benar.
  2. Tidak Memperhitungkan Ekstrakurikuler
    Saat kuliah, ada berbagai kegiatan organisasi, karya ilmiah, dan sukarelawan yang dapat diikuti untuk memperkaya kehidupan kampus.

Kegiatan ekstrakurikuler semacam ini nantinya dapat bermanfaat ketika sudah lulus dan akan bekerja. Sebab, bentuk-bentuk aktivitas tersebut dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, berorganisasi, dan banyak lagi.

Jadi, saat memilih jurusan nanti pertimbangkan pula perguruan tinggi yang memberi banyak pilihan ekstrakurikuler.

  1. Memilih Jurusan yang Dipilih Orang Terdekat
    Pemilihan jurusan di bangku perguruan tinggi berpengaruh terhadap masa depan. Oleh karena itu, jangan terpengaruh memilih jurusan yang dipilih orang di sekitar kalian seperti teman atau pacar.
  2. Mengabaikan Passion Sama Sekali
    Dikutip dari sumber yang sama, spesialis rekrutmen bidang IT, David Coyle mengatakan, saat memilih jurusan yang tidak disukai, seseorang juga bisa tidak menyukai pekerjaannya di masa depan.

Di samping itu, saat menjalani perkuliahan pun bisa jadi orang yang bersangkutan tidak menikmati masa perkuliahannya.

  1. Memiliki Pilihan yang Sempit dan Berasumsi Bahwa Karier Sudah Pasti Sama dengan Jurusan
    Coyle kembali menyampaikan, sebaiknya calon mahasiswa memilih jurusan yang memang disukai. Apabila membutuhkannya, kalian bisa mengambil kursus atau pelatihan setelah lulus.

Terlebih, jurusan yang diambil saat kuliah belum tentu menjadi pekerjaan yang digeluti ketika bekerja. Di samping itu, sebaiknya saat menjadi mahasiswa nanti kalian memilih mata kuliah yang beragam untuk memperkaya kompetensi.

Itulah beberapa kesalahan yang harus dihindari saat menentukan jurusan. Jangan lakukan pada SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2022 nanti ya. (*)

*Reporter: Murni