Mahasiswa UNM memakai Topeng Rektor saat aksi berlangsung, Senin (10/1). (Foto: Husen-Profesi)
Mahasiswa UNM memakai Topeng Rektor saat aksi berlangsung, Senin (10/1). (Foto: Husen-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Salah satu massa aksi aliansi mahasiswa memakai atribut topeng Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) saat aksi di pelataran Menara Pinisi, Senin(10/1). Aksi tersebut memicu reaksi yang berujung intervensi dari pihak kampus.

Saat aksi sedang berlangsung, salah satu mahasiswa memakai topeng Rektor, sesaat setelah itu Kepala Bagian (Kabag) Kemahasiswaan, Haluddin datang menghampiri kemudian memarahi mahasiswa tersebut.

“Tidak boleh pasang begitu fotonya Rektor di kepalamu,” bentak Haluddin kepada mahasiswa.

Namun pernyataan tersebut tak diindahkan oleh mahasiswa Prodi Ilmu Hukum, Andi Adiansyah Anugrah.

“Ini hanya bentuk kreativitas pak” ungkap Andi Adiansyah Anugrah

Terakhir, Andi Adiansyah Anugrah menjelaskan bahwa memakai topeng hanyalah menyuarakan aspirasi, Ia juga mengatakan bahwa dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tidak ada larangan.

“Ini hanya tentang menyuarakan aspirasi mahasiswa dalam bentuk ekspresi, bahkan di KUHP itu tidak bertentangan, di Istana Negara bahkan di pasang fotonya Jokowi,” jelasnya.(*)

*Reporter: Aliefiah Maghfirah Rahman