PROFESI-UNM.COM – Dalam Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) PIJAR 2022, Khairiah Lubis, Produser sekaligus Jurnalis DAAI TV Medan yang menjadi narasumber pada acara itu menyebut verifikasi adalah hal paling penting dalam jurnalisme, Senin (10/1).

Saat memaparkan materi, Ia menjelaskan ditengah banjir informasi, produk jurnalisme digital tetap harus taat kode etik jurnalistik, UU Pers No. 40/1999 serta memperhatikan elemen jurnalisme diantaranya kebenaran, berpihak pada warga, verifikasi, dan lainnya.

Ia mengatakan hal itulah yang membedakan jurnalisme digital dengan orang-orang pribadi yang memiliki akun media sendiri.

“Biasanya tidak melakukan verifikasi. Sedangkan di media punya standar sebelum diterbitkan, tidak boleh mentah-mentah,” ucapnya.

Adapun langkah-langkah verifikasi yang dimaksud adalah selalu memastikan kebenaran sumbernya, melakukan konfirmasi dan klarifikasi untuk setiap informasi, serta tidak diperbolehkan untuk memuat informasi yang berisi fitnah, gosip, ataupun adu domba.

Tak hanya itu, berita dalam media bukan hanya memuat berita valid dan berguna bagi orang luas. Akan tetapi, mengutamakan korban dalam suatu peristiwa dan juga mengenai informasi apa yang dibutuhkan masyararakat.

“Karena media memiliki standar sistem dan produksinya secara profesional. Tentu kadar kualitasnya jauh lebih baik,” tutur Khairiah. (*)

*Reporter: Mujahidah