PROFESI-UNM.COM – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Husain Syam bersama anggota DPR RI Komisi X Mitra Fakhruddin menyerahkan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP)Tahun 2021 di ballroom teater lantai 3 Pinisi pada Rabu, (5/1/22).

Sebanyak 124 mahasiswa mendapatkan bantuan beasiswa KIP jalur aspirasi melalui Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Husain Syam memberikan apresiasi kepada komisi X DPR RI (Mitra Fakruddin MB) atas upaya yang dilakukan untuk memberi ruang kepada anak bangsa merasakan pendidikan di perguruan tinggi.

“Ini merupakan perjuangan yang amat mulia karena mampu meringankan dan memberi ruang anak bangsa untuk berproses di Perguruan tinggi,” katanya.

Ia berpesan kepada mahasiswa penerima beasiswa agar memanfaatkan waktu yang dimiliki dengan belajar lebih giat karena tidak perlu memukirkan biaya pendidikan lagi.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk lebih iat lagi belajar, tidak perlu risau lagi memikirkan biaya kuliah. Belajar dengan biak dan percayalah dengan pendidikan membuat orang keluar dari kemisiskinan, membuat orang bermartabat serta bisa megubah kehidupan kita,” pesannya.

Sementara itu, Mitra Fakruddin MB mengatakan penyerahan beasiswa aspirasi KIP ini merupakan upaya DPR RI komisi X karena ingin melihat semua anak bangsa bisa melanjutkan pendidikan tanpa beban. Ia berharap tidak ada lagi anak bangsa khususnya di Sulawesi Selatan yang putus kuliah karena alasan biaya pendidikan.

“Upaya kita bagaimana melihat majunya pendidikan di negeri ini khususnya di Sulawesi Selatan. Ingin melihat adik-adik belajar tanpa beban, ini salah satu bentuk perjuangan kami,” katanya.

Aria Wirianto salah satu mahasiswa penerima KIP jalur aspirasi mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa melanjutkan kuliah ditengah keterbatasan ekonomi keluarganya. Mahasiswa jurusan Teknik Mesin ini juga mengungkapkan rasaterima kasihnya kepada mitra Fakhruddin MB.

“Saya sangat bersyukur bisa lulus KIP karena jika tidak mendapatkan beasiswa ini, saya mungkin bisa putus kuliah di tengah jalan. Apalagi memngingat saya lulusan mandiri yang UKTnya tinggi sedangkan orang tua saya hanya petani. Saya sangat berterima kasih kepada bapak mitra Fakhruddin MB yang telah berjuang memakmurkan mahasiswa dari bumi masserempulu,” ungkapnya. (*)

*Reporter: Nur Qodriah Syafitri