Risman Hadikusuma, lulusan terbaik FSD UNM (Foto : Ist)

PROFESI-UNM.COM – Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi Fakultas Seni dan Desain (FSD) berhasil diraih oleh Risman Hadikusuma. Risman memperoleh IPK 3,80 dengan masa studi 4 tahun 2 bulan. Ia menjadi lulusan terbaik FSD di wisuda periode desember yang dilaksanakan pada (20/12).

Risman sapaannya, mengaku senang dan bangga atas pencapaiannya tersebut. Ia juga katakan akhirnya bisa memperlihatkan pencapaiannya kepada orangtua yang merupakan motivasi utamanya selama masa studi.

“Perjuangan selama ini dalam akademik membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Orang tua saya yang selama ini terus mendorong dan berdoa untuk kesuksesan saya,” katanya.

Mahasiswa asal Bima ini ungkap hal berat selama masa studi, salah satunya menyeimbangkan organisasi dan akademik. Namun, menurutnya hal berat tersebut membentuk dirinya jadi orang yang pandai dalam manajemen waktu.

“Jujur saya agak kewalahan, disamping kerja tugas, saya juga menjalankan roda-roda keorganisasian, tapi saya pegang prinsip akademik dan organisasi itu adalah jalan kesuksesan,” katanya.

Lebih lanjut, Risman menyampaikan bahwa meski dirinya dari daerah terpencil tak mematahkan kepercayaan dirinya untuk berprestasi. Menurutnya, justru hal itulah yang dijadikan cambuk untuk tetap serius dan disiplin dalam kuliah.

“Meskipun dari daerah terpencil, cara pemikiran, ideologi, emosionalitas, spiritual harus lebih dari orang kota. Kami orang rantau harus selalu dewasa, disiplin, hemat dan kami harus kuliah betul-betul, hal itulah yang saya jaga,” jelasnya.

Terakhir, Risman sampaikan kesannya selama jadi mahasiswa rantau. Menurutnya, terdapat filosofi dari Bima yang selalu di pegang teguh selama berkuliah di daerah orang.

“Kami mahasiswa dari Bima punya filosofi yaitu Maja La Botahu yang berarti malu dan takut. Jadi kita sebagai orang pendatang harus memaksakan diri untuk menyesuaikan di daerah orang, atau menghargai adat dan budayanya,” bebernya. (*)

*Reporter : Andi Nurul Izzah Ilham