Jadi Sarana Media Informasi, Videotron UNM Telan Biaya Rp1 Miliar

0
92
Pengerjaan videotron UNM. (Foto: Fikri-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar sedang melakukan pembangunan videotron. Videotron ini direncanakan akan dijadikan sarana penyampaian informasi kampus, yang akan beroperasi selama 24 jam penuh.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama (WR IV) Ichsan Ali mengatakan tujuan utama pembangunan Videotron ini untuk memfasilitasi semua informasi mengenai kampus, baik dalam hal akademik, kemahasiswaan, dan lain sebagainya. Nantinya semua informasi itu dapat dijangkau oleh seluruh civitas akademika dan masyarakat umum.

“Sekarang juga via website UNM sudah ada, tetapi kelihatannya orang-orang mau yang lebih mudah dan praktis tidak perlu buka laptop atau hp. Jadi videotron ini menjawab keresahan tersebut,” katanya pada kru Profesi pada Kamis, (16/12).

Adapun kontraktor yang menangani proyek ini adalah PT. Bumi Permata Kendari. Pengerjaan videotron pun sudah memakan waktu lebih dari sebulan dan rencananya akan dioperasikan pada bulan ini. Bila selesai ini akan menjadi videotron pertama UNM, dan direncanakan akan ditambah bila mendapat banyak respon baik dari sivitas dan masyarakat.

“Sementara satu dulu, semoga ke depan bisa ditambahkan kalau terlihat banyak hasil dan respon positif dari masyarakat atau pihak lain,” jelasnya.

Terkait anggaran, dilansir dari LPSE UNM nilai kontrak pengadaan videotron ini menelan anggaran Rp1.236.894.000. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang dialokasikan lewat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kalau saya estimasi sekitar 1 Milyar, proyek ini juga dilelang resmi dan diikuti para rekanan yang kompeten,” tambah Ichsan.

Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya fasilitas videotron ini segala informasi mengenai aktivitas kampus dapat diketahui dengan akurat kepada mahasiswa dan masyarakat. Sehingga informasi terkait UNM dapat tersampaikan secara transparan dan menambah akuntabilitas kampus.

“Segala jenis kegiatan UNM akan tersampaikan dengan baik dan langsung ke masyarakat yang akan menambah transparansi dan akuntabilitas institusi kita,” harapnya. (*)

*Reporter: Nur Arrum Suci Katili

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini