Mahasiswa Inbound dipindahkan ke Rusunawa FIP (foto: Nur Qodriah Syafitri)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa inbound Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Universitas Negeri Makassar (UNM) 2021 dipindahkan dari Wisma Lamacca ke Rusunawa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Kasus pelecehan mahasiswi di toilet oleh satpam UNM menjadi pemicu utama pemindahan ini.

Menurut Ani (samaran), salah satu Mahasiswa Inbound mengatakan wisma dianggap tidak aman karena kasus pelecehan yang terjadi, sehingga harus dipindahkan. Namun sebelumnya, mahasiswa juga sempat mengeluh akibat fasilitas yang kurang memadai.

“Kamar mandi hanya dua, tapi kami ada puluhan mahasiswa yang pakai. Di sini kena banjir, jadi listrik mati. Kemarin kan ada kasus pelecehan, tidak aman. Dulu sempat ngeluh tapi baru sekarang dipindahkan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ia sebenarnya kurang setuju dipindahkan karena jarak rusunawa yang cukup jauh. Namun akibat keadaan tidak memungkinkan sehingga memilih pindah.

“Sebenarnya merasa keberatan karena jaraknya cukup jauh, ga bisa jalan kaki, jadi harus keluar ongkos,” ungkapnya.

Person In Charge (PIC) MBKM Ahmad Fudhail Majid, mengatakan pihak kampus sudah memindahkan mahasiswa ke rusunawa. Pemindahan ini untuk menghindari kejadian serupa terulang.

“Pak Rektor sudah memfasilitasi, sudah memindahkan ke Rusunawa di situ lebih memenuhi standar,” katanya.

Perihal baru dipindahkannya mahasiswa setelah kasus pelecehan, hal tersebut karena wisma lebih dekat ke kampus dibanding rusunawa sehingga banyak yang memilih wisma. Namun saat ini situasi tidak kondusif sehingga semua harus dipindahkan ke rusunawa.

“Mereka dipindahkan berlandaskan kesepakatan kedua belah pihak antara mahasiswa dan pihak kampus,” jelasnya. (*)

*Reporter: Andi Gusmaniar Irnawati