Permendikbud 30 Tahun 2021 Tuai Bermacam Komentar

0
39
Ilustrasi Pro dan Kontra Permendikbud 30 Tahun 2021 (Foto-Int.)

PROFESI-UNM.COM – Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) tuai berbagai macam komentar.

Menurut salah satu mahasiswa Pendidikan Akuntansi, Fadli mengatakan peraturan ini seharusnya tidak memberikan celah untuk masyarakat melakukan kejahatan karena terdapat celah yang dilegalkan.

“Jangan berhenti di persetujuan korban saja. Harusnya peraturan ini tidak memberi sedikitpun celah kepada masyarakat yang melakukan kejahatan,” katanya.

Sebagai bentuk pencegahan, ia berhap perlu undang-undang yang mengatur tentang hubungan seksual di luar nikah.

“Perlu sebagai bentuk pelecehan terhadap tindakan seksual di ranah kampus, meskipun idealnya tidak di ranah kampus saja yang harus diperketat namun cakupannya harus meluas,” lanjutnya.

Berbeda dengan Hilmi, mahasiswa Ppkn ini beranggapan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 ini adalah terobosan bagus yang dibuat oleh pemerintah.

“Ini adalah terobosan yang bagus dari pemerintah, perlindungan maupun pemberian sanksi terhadap kekerasan dan pelecehan seksual belum begitu diakomodir, hingga langkah ini merupakan perlindungan terhadap kekerasan seksual walaupun dalam lingkungan kampus saja,” jelasnya.

Dengan adanya peraturan ini, ada bermacam-macam komentar, ada yang pro dan ada yang kontra. Tentunya Permendikbud ini diharapkan dapat menciptakan suasana kampus yang aman dan nyaman.

Reporter: Resky Nurhalizah/ Editor: Sumaya Nursyahidah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini