Peletakan batu pertama pembangunan masjid Nurun ala Nurin PPs UNM. (Foto: Ist. - Humas UNM).

PROFESI-UNM.COM – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Husain Syam melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurun Ala Nurin Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (PPs UNM) Rabu (24/11) di pelataran Gedung AD PPs UNM.

Peletakan batu pertama dilakukan Rektor, Husain Syam, disusul Direktur PPs, dan Ketua Apindo Sulsel. Selanjutnya, secara berturut-turut seluruh pimpinan UNM melakukan peletakan batu pondasi bangunan.

Selain Rektor UNM, turut hadir Latunreng, para wakil rektor, ketua lembaga, dekan dalam lingkungan UNM, para kepala biro, para wakil direktur, para ketua prodi dan staf PPs UNM.

Usai peletakan, Husain Syam mengajak untuk bersedekah membangun masjid. Kata Ia, merupakan ibadah amaliah yang sangat penting bagi umat Islam yang mendambakan surga. Menurut Guru Besar Teknologi Pertanian ini, hakikatnya harta dapat dibawa mati melalui masjid, yatim piatu, wakaf, sedekah, dan amal lainnya yang kelak tercatat di surga.

“Karena itu, mari saya mengajak kita semua agar berlomba dalam berbuat kebaikan. Bentuk kebaikan terbaik yang dijanjikan Allah Swt. adalah menyimpan harta kita pada pembangunan masjid sehingga menjadi penerang hidup kita di alam kubur dan menempatkan kita di surga-Nya,” ajak Mantan Dekan Fakultas Teknik dua periode ini.

Husain Syam menegaskan akan menanggung semua kebutuhan semen hingga masjid Nurun Ala Nurin sudah siap digunakan. Bahkan, Husain Syam berjanji akan menalangi biaya pembangunan jika kekurangan biaya.

Direktur PPs UNM, Hamsu Abd. Gani dalam sambutannya merasa bangga atas bantuan dan partisipasi dari kalangan internal pimpinan sehingga telah terkumpul dana sebanyak Rp 1,9 Milyar dari perkiraan biaya yang akan digunakan sejumlah Rp 1,7 Milyar.

“Masjid ini akan menjadi pusat kegiatan ibadah bagi seluruh civitas akademik bahkan masyarakat umum,” harap Guru Besar Teknologi Pendidikan Pertanian FT UNM.

Lebih lanjut, Ketua Panitia Sulaiman Samad mengatakan masjid menjadi sarana ibadah yang representatif dan digunakan sebagai sarana multi manfaat. Ia membeberkan pemberian nama Masjid PPs UNM, Nurun dimaksudkan adalah cahaya ilmu dari jenjang pendidikan strata satu dan di bawahnya. Sementara, Nurin adalah cahaya ilmu di jenjang magister dan doktor. Secara tekstual dan kontekstual, makna Masjid Nurun Ala Nurin adalah cahaya diatas cahaya. (*)

*Reporter: Agatoni Buttang