Mahasiswa PJKR FIK UNM, Albert Pawarrangan menerima medali dan sertifikat di podium juara pada pra-Porprov Kota Parepare, (Foto-Ist.)
Mahasiswa PJKR FIK UNM, Albert Pawarrangan menerima medali dan sertifikat di podium juara pada pra-Porprov Kota Parepare, (Foto-Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Albert Pawarrangan, mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil lolos ke pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), setelah keluar menjadi juara pada pra-Porprov yang diadakan Kota Parepare.

Porprov ini akan dilaksanakan di Sinjai-Bulukumba tahun 2022 mendatang. Albert, sapaannya, akan mewakili Kota Pare-Pare di cabang olahraga petanque nomor pertandingan triple man.

Albert mengatakan sangat bangga bisa mengharumkan kota Parepare di Porprov nanti, walaupun selama latihan Ia menggunakan alat secukupnya tidak menyurutkan semangat Albert untuk terus berprestasi.

“Puji Tuhan senang dan suatu kebanggan karena bisa mengharumkan nama baik Kota Parepare, walaupun sebelumnya kita hanya latihan dengan alat seadanya tapi itu tidak menurunkan niat dan semangat saya beserta coach dan teman-teman yang lain,” katanya.

Lanjut, Ia mengatakan bahwa membawa nama Kota Parepare pada Porprov nanti adalah buah dari usaha dan doa yang terus dilakukan, serta dukungan dan dorongan orang-orang terdekatnya.

“Bisa membawa Kota Parepare menuju Porprov Sinjai-Bulukumba 2022 itu adalah sebuah hasil dari doa, usaha dan kerja keras selama ini bersama coach dan teman-teman lainnya,” katanya.

Terakhir, Albert tidak terlalu memikirkan target medali saat Porprov nanti, Ia hanya ingin menunjukkan yang terbaik dengan segala usaha dan kerja keras yang telah dilakukan. Ia juga berharap agar yang telah didapatkan pada pra-Poprprov kemarin dipertahankan pada Porprov nantinya.

“Kalau berbicara masalah target ya pasti semua orang punya, tapi saya pribadi hanya ingin menunjukkan yang terbaik serta dibarengi dengan usaha dan doa. Semoga apa yang saya dapatkan di pra-Porprov bisa saya pertahankan di Porprov,” harapnya.

*Reporter: Aliefiah Maghfirah Rahman/Editor: Mustika Fitri