Pahami Konsep Penulisan Ilmiah lewat Karya Zulmiyetri

0
426
Ilustrasi Penulisan Karya Ilmiah, (Foto-Int.)
Ilustrasi Penulisan Karya Ilmiah, (Foto-Int.)

PROFESI-UNM.COM – Tulisan ilmiah adalah tulisan yang ditulis secara sistematis, logis dan didukung oleh data yang teruji kebenarannya atau tulisannya yang mampu menjelaskan mengapa dan bagaimana tentang suatu perkara atau fakta yang terjadi secara objektif, tidak dilandasi oleh perasaan atau rekayasa belaka.

1.Pengertian Karya Ilmiah
Karya ilmiah merupakan laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Karya ilmiah merupakan salah satu hasil pemikiran dan imajinasi seseorang yang dikonfirmasikan pada orang lain dan telah diuji kebenarannya serta dapat diterima dan ditulis secara ilmiah.

2.Ciri-Ciri Karya Ilmiah
Berdasarkan pengertian karya ilmiah yang telah dikemukakan, maka ciri-ciri karya ilmiah sebagai berikut:

a.Ditulis secara sistematis, sehingga antara topic dan sub-topik saling berkaitan dan mengacu pada topic utama.

b.Ditulis berdasarkan penalaran yang logis sehingga apa yang ditulis oleh penulis sesuai dengan akal sehat.

c.Tulisan didukung oleh data yang objektif, yakni data yang teruji kebenarannya secara empiris.

d.Objektif, yakni ditulis atau dibukukan untuk individu atau kelompok-kelompok tertentu.

e.Argumentasi teori yang benar, sahih, dan relevan.

f.Mengaitkan argumentasi empirik dengan argumentasi teoretis.

3. Kode Etik Penulisan Karya Ilmiah

Adapun kode etik dalam penulisan karya ilmiah, yaitu:

  1. Jujur.
  2. Hindari plagiat.
  3. Meminta izin kepada pemilik bahan apabila bahannya dimasukkan.
  4. Data informan harus dirahasiakan.

4. Langkah-Langkah Penelitian Ilmiah

Ada beberapa langkah berpikir ilmiah atau penelitian ilmiah sebagai berikut:

  1. Merumuskan masalah, artinya mengajukan pertanyaan baik pertanyaan yang diangkat dari teori ataupun yang diangkat dari lapangan.
  2. Mengkaji teori atau berpikir rasional untuk menentukan jawaban sementara atau dugaan jawaban terhadap pertanyaan atau masalah yang telah dirumuskan pada langkah pertama.
  3. Mencari data di lapangan untuk dijadikan bahan dalam usaha membuktikan kebenaran jawaban yang telah diajukan pada langkah kedua.
  4. Mengolah data dari lapangan dan menguji kebenaran jawaban sementara.
  5. Menarik kesimpulan, yakni menetapkan apakah jawaban sementara yang diajukan pada langkah kedua diterima sebagai jawaban akhir.

Tulisan ini dikutip dari buku “Penulisan Karya Ilmiah”. Edisi pertama karya Zulmiyetri, dkk halaman 1-4. Diterbitkan oleh Kencana pada tahun 2019. (*)

*Reporter: Mujahidah/ Editor: Sumaya Nursyahidah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini