Penyerahan Plakat Universitas Negeri Makassar oleh dosen pembimbing, Faradillah kepada Kamal Iqbal Monoarfa selaku Karyawan PT. Bank Sulselbar Pusat kota Makassar sebagai bentuk terima kasih, (Foto-Ist.)
Penyerahan Plakat Universitas Negeri Makassar oleh dosen pembimbing, Faradillah kepada Kamal Iqbal Monoarfa selaku Karyawan PT. Bank Sulselbar Pusat kota Makassar sebagai bentuk terima kasih, (Foto-Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Psikoedukasi Corona Virus Anxiety di PT. Bank Sulselbar Pusat Makassar, Jumat (5/11).

Coronavirus anxiety merupakan perasaan disfungsional yang terdiri dari pikiran-pikiran tidak menyenangkan, sensasi tidak menyenangkan, dan perubahan fisik yang terjadi dalam menanggapi pandemi virus corona.

Kegiatan psikoedukasi ini dilaksanakan melalui media banner yang di pajang pada beberapa tempat tertentu. Pemajangan banner dimulai sejak tanggal 11 hingga 28 Oktober 2021.

Salah satu anggota dalam tim tersebut, Ruckmana Ainun Rachim mengatakan program kerja ini diangkat berdasarkan hasil dari analisis kepada beberapa karyawan dimana beberapa karyawan merasa kesehatan mental mereka saat pandemi ini berlangsung ada pada kecemasan terhadap coronavirus.

“Mereka merasa bahwa hari-hari mereka dipenuhi dengan interaksi antar karyawan baik didalam ruangan maupun di luar ruangan, yang membuat beberapa karyawan merasa khawatir dan cemas apabila terpapar oleh virus yang tidak diketahui keberadaanya,” jelasnya.

Ainun, sapaan akrabnya berharap Psikoedukasi yang diberikan yaitu mengenai bagaimana cara menghadapi serta mengatasi Coronavirus Anxiety. Sehingga karyawan tetap dapat melaksanakan pekerjaannya dengan aman tanpa merasa khawatir terhadap corona virus.

“Diharapkan tema psikoedukasi ini kami angkat agar karyawan tetap bekerja dengan kondisi mental yang baik dan tidak worry akan virus, tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat, dengan kondisi mental yang baik dan normal tentu akan menimbulkan kinerja yang baik utuk karyawan dan perusahaan itu sendiri,” harapnya. (*)

*Reporter: Mustika Fitri