Dema JBSI FBS Buat Petisi Tolak Dosen Plagiat dan Kekerasan Akademik

PROFESI-UNM.COM – Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar, membuat petisi penolakan terhadap dosen pelaku kekerasan akademik dan plagiat, Rabu (3/11).

Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) JBSI, Rudyman, menjelaskan bahwa petisi tersebut untuk keperluan riset, sebagai patokan penilaian terhadap dosen yang berinisial AZ layak atau tidak berada di FBS.

“Sebagai tolak ukur apakah dosen ini sudah diterima oleh mahasiswa atau belum. Ini petisi hanya tahapan riset dari teman-teman,” jelasnya.

Lanjut mahasiswa asal Takalar ini, mengungkap bahwa Lembaga Kemahasiswaan (LK) FBS menolak akan hadirnya kembali dosen ini karena telah melakukan dua kali kekerasan akademik.

“Karena sudah diketahuai bahwa Ia sudah dua kali melakukan kekerasan akademik. Landasan petisi juga untuk mengukur tingkat respon mahasiswa terhadap fenomena di FBS,” lanjutnya.

Sebelumnya, dosen yang berinisial AZ ini pernah dimutasi sebanyak dua kali, karena kasus plagiat karya ilmiah, Ia di mutasi pada tahun 2008, lalu kembali pada 2014. Tahun 2019 Ia kembali di mutasi karena melakukan pemukulan terhadap mahasiswa baru. Namun, di tahun 2021 AZ kembali lagi ke FBS.

Untuk hasil petisinya, apabila banyak yang tidak setuju, maka para LK FBS akan mengkomunikasikan dengan pihak FBS perihal tersebut.

Petisi dapat diakses pada tautan berikut:
https://forms.gle/g866DTiSQwNhPeYn9. (*)

*Reporter: Rezky Nurhalizah /Editor: Mustika Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.