Poster sosialisasi kuliah offline di Vaksinasi Kemerdekaan UNM, Minggu (8/8). (Foto: Husen-Profesi).
Poster sosialisasi kuliah offline di Vaksinasi Kemerdekaan UNM, Minggu (8/8). (Foto: Husen-Profesi).

PROFESI-UNM.COM – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Universitas Negeri Makassar (UNM) tidak akan dilakukan secara penuh melainkan menggunakan metode hybrid atau 50% luring dan 50% daring. Hal itu tertuang di surat edaran nomor 1140/UN36/HK/2021 Tentang PTMT Semester Gasal Tahun Akademik 2021/2022 di Lingkungan UNM bagian C mengenai prosedur pelaksanaan PTMT.

Adapun sederet prosedur pelaksanaan PTMT UNM sebagai berikut:

  1. Pembelajaran tatap muka terbatas menggunakan metode hybrid yaitu setiap kelas maksimal 50% mahasiswa mengikuti perkuliahan secara luring dan maksimal 50% mengikuti secara daring di tempat masing-masing yang dapat dilaksanakan pada waktu berbeda.
  2. Peserta pembelajaran tatap muka terbatas secara luring dan daring diatur bergantian setiap minggu sesuai dengan jadwal kuliah yang setiap kelas maksimal 50% mahasiswa yang mengikuti pertemuan pada minggu pertama dan minggu berikutnya diikuti lagi oleh maksimal 50% mahasiswa lainnya.
  3. Peserta pembelajaran tatap muka terbatas wajib hadir mengikuti jadwal luring dan daring masing-masing yang telah ditetapkan.
  4. Jumlah jam/sks tatap muka setiap mata kuliah dalam pembelajaran tatap muka terbatas mengikuti penyesuaian maksimal 50% luring dan maksimal 50% daring tanpa menambah beban jam kerja dosen.
  5. Jumlah dan karakteristik mata kuliah dalam pembelajaran tatap muka terbatas secara luring disesuaikan dengan kesiapan setiap Fakultas/PPs/Jurusan/Prodi.
  6. Dosen dan mahasiswa wajib menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak serta mengukur suhu tubuh.
  7. Mahasiswa wajib meninggalkan area kampus setelah melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas secara luring dalam upaya mencegah kerumunan dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: UNM Kuliah Tatap Muka Per 1 November, Mahasiswa Wajib Vaksin dan Miliki Aplikasi PeduliLindungi

Di samping itu, monitoring dan evaluasi akan dilakukan terhadap pelaksanaan PTMT dengan ketentuan:

  1. Tim pengawas tatap muka terbatas yang telah dibentuk pada tingkat universitas dan fakultas akan melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas secara berkala terhadap pelaksanaan standar prosedur pembelajaran tatap muka terbatas dan pemenuhan protokol kesehatan serta menyampaikan hasilnya kepada pimpinan.
  2. Hasil monitoring dan evaluasi berkala yang menemukan adanya mahasiswa atau dosen atau tenaga kerja kependidikan yang terpapar covid 19, maka proses pembelajaran tatap muka terbatas pada program studi tersebut dapat diberhentikan sementara sampai kondisi dinyatakan aman untuk pelaksanaan kembali pembelajaran tatap muka terbatas.
  3. Penanganan kasus covid 19 yang ditemukan selama proses tatap muka terbatas akan ditangani oleh Tim Satgas Covid 19 UNM berkoordinasi dengan pihak terkait.

Surat edaran tersebut disahkan Wakil Rektor Bidang Akademik, Hasnawi Haris pada Jum’at (29/10). Surat ini dikelurkan menindaklanjuti Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)

Serta surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Tahun Akademik 2021/2022, dan juga hasil rapat pimpinan tanggal 27 Oktober 2021 tentang Persiapan Kuliah Tatap Muka secara Luring berdasarkan surat Rektor No 4955/UN36/TU/2021. (*)

*Reporter: Mujahidah/Editor: Fikri Rahmat Utama