Pelatihan PMP-OMK XXIV LPM Penalaran UNM, (Foto-Ist).

PROFESI-UNM.COM – Tahap Perekrutan LPM Penalaran UNM tahun 2021 yang bertemakan “Aktualisasi Insan Inovatif yang Beretika dalam Riset dan Keorganisasian”, kini telah sampai pada tahap Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) XXIV.

PMP merupakan salah satu rangkaian kegiatan pelatihan yang diberikan kepada calon anggota baru LPM Penalaran yang bertujuan memberi pengetahuan dasar penelitian dan pembuatan karya tulis ilmiah. Pelatihan ini secara umum memberikan penguatan materi metodologi penelitian yang akan dipraktikkan pada penelitian lapangan selanjutnya.

PMP XXIV ini dilaksanakan di Gedung Kampus UNM. Rangkaian PMP XXIV ini dilaksanakan selama 4 hari mulai dari tanggal (21-24/10) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Berbagai rangkaian yang dilaksanakan selama 4 hari mulai dari penerimaan materi pelatihan sebanyak 8 materi. Diantaranya, pengantar dan etika penelitian, ide dan penyusunan pendahuluan, tinjauan pustaka dan daftar pustaka, penelitian kuantitatif eksperimen, penelitian kuantitatif non-eksperimen, metode penelitian kualitatif, hasil pembahasan dan kesimpulan penelitian kuantitatif, hasil pembahasan dan kesimpulan penelitian kualitatif.

Ketua Panitia, Muhammad Zulfadhli mengatakan, kegiatan PMP menjadi bekal peserta dalam penelitian, sehingga kegiatan ini perlu dilalui dengan keseriusan.

“Kegiatan PMP merupakan bekal awal peserta dalam melakukan penelitian. Oleh karena itu, peserta perlu menyiapkan bekal dengan sebaik mungkin,” katanya.

Koordinator Panitia Pengarah, Muh. Mahfud juga berharap agar peserta dapat mengambil ilmu untuk bekal dalam penelitian kedepan.


“Semoga peserta PMP dapat belajar dengan sungguh-sungguh sehingga kedepannya menjadi peneliti hebat,” harapnya. (*)

*Reporter: Muh. Ilham Raihan Yusuf