Buku Budaya Organisasi Kepemimpinan & Kinerja, (Foto: Andi Gusmaniar Irnawati).

PROFESI-UNM.COM – Budaya organisasi sebagai suatu pola dan model yg terdiri atas kepercayaan dan nilai-nilai yang memberikan arti bagi anggota suatu organisasi dan aturan bagi anggota untuk berperilaku organisasi. Menurut Davis (1984) dalam Moeljono (2003:20) setiap organisasi memiliki makna tersendiri terhadap kata budaya itu sendiri, antara lain indentitas, ideologi, etos, pola eksistensi, aturan, pusat kepentingan, filososi tujuan, spirit, sumber informasi, gaya, visi, dan cara.

Robbins (1996: 209) mengemukakan tujuh karakteristik prima budaya organisasi sebagai berikut:

  1. Inovasi dan keberanian mengambil risiko (inovation and risk taking); sejauh mana para karyawan didorong untuk inovasi dan pengambilan risiko.
  2. Perhatian terhadap detail (attention to detail); sejauh mana para karyawan diharapkan memperlihatkan posisi kecermatan, analisis, dan perhatian pada perincian.
  3. Berorientasi kepada hasil (outcome orientation); sejauh mana manajemen memfokus pada hasil, bukan pada teknis dan proses dalam mencapai hasil itu.
  4. Berorientasi kepada manusia (people orientation); sejauh mana keputusan manajemen memperhitungkan efek hasil pada orang-orang dalam organisasi itu.
  5. Berorientasi tim (team orientation); sejauh mana kegiatan kerja diorganisasikan sekitar tim-tim bukan individu.
  6. Agresif (aggressiveness); sejauh mana orang-orang itu agresi dan kompetitif, bukannya suatu santai-santai.
  7. Stabil (stability), sejauh mana keinginan organisasi mene kankan diterapkannya status quo sebagai kontras dari pertumbuhan

Sehubungan dengan karakteristik tersebut, setiap karakteristik itu bergerak pada suatu kontinum dari rendah ke tinggi. Dengan menilai organisasi itu berdasarkan tujuh karakteristik ini akan diperoleh gambaran majemuk budaya organisasi. Selain itu, Aholb et al. (1991) mengemukakan ada tujuh dimensi budaya yang terdiri atas konformitas, tanggung jawab, penghargaan, kejelasan, kehangatan, kepemimpinan, dan bakuan mutu.

Tulisan ini dikutip dari buku Budaya Organisasi Kepemimpinan dan Kinerja, karya Prof Dr H Ismail Nawawi Uha, MPA., M.Si. halaman 7-9. Diterbitkan oleh Prenadamedia Group, Cetakan II pada tahun 2015. (*)

*Reporter: Andi Gusmaniar Irnawati/Editor: Agatoni Buttang