ilustrasi_pengeroyokan. (Foto: Int)

PROFESI-UNM.COM Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HMDKV) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengeluarkan surat kecaman terkait isu pengeroyokan terhadap mahasiswa DKV FSD UNM, Senin (11/10).

Ketua Himpunan Mahasiswa DKV UNM membenarkan adanya pengeroyokan terhadap mahasiswa DKV UNM. Pengeroyokan tersebut dilakukan ke tiga mahasiswa pada Rabu (06/10).

“iya, benar adanya. Sesuai yang tertera juga pada surat release poin pertama,” sebutnya.

Sampai saat ini, pelaku pengeroyokan masih ditahap penelusuran. Dalam surat tersebut pun pihak HMDKV mengatakan saat ini akan terus memberikan sikap untuk terus mendukung korban atas apa yang dialami.

Serta mendesak pelaku ditindaklanjuti sesuai peraturan kemahasiswaan UNM pasal 28 ayat 11 yaitu “Mahasiswa UNM dapat dikenakan sanksi pemecatan bilamana melakukan tindak provokasi yang menyebabkan terjadinya tindak kekerasan, perkelahian dan/ atau tawuran antarsesama mahasiswa di dalam wilayah kampus UNM”.

Lebih lanjut, HMDKV mendesak pihak kampus agar selalu memberikan jaminan keamanan terhadap seluruh mahasiswa. Dari kejadian tersebut, HMDKV pun juga mendapat persetujuan dari pihak program studi DKV agar pembelajaran sementara dilakukan secara daring sampai situasi kondusif. (*)

*Reporter: Andi Nurul Izzah Ilham