Pelatihan Penerapan Tabung Fermentasi Berbasis Teknologi di Desa Ulugalung Kabupaten Bantaeng oleh TIM PKM-PI UNM, (Foto-Ist).

PROFESI-UNM.COM – Salah satu tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil lolos ke tahap Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-34 2021. Uniknya, tim tersebut memanfaatkan limbah jerami untuk pupuk organik menggunakan tabung fermentasi.

Tim yang mengangkat judul “Penerapan Tabung Fermentasi Berbasis Teknologi di Desa Ulugalung Kabupaten Bantaeng” ini dibimbing oleh Nunik Lestari, dengan ketua tim Muhammad Nur Jumadil dan beranggotakan Widya Astuti Rinduwati, Ainun Septia Nengsi Ramli, Andi Izdihar Sricendani, dan Andi Maulidyisah Ekasalim.

Ketua tim, Jumadil, menjelaskan tujuan utama dari penerapan teknologi tersebut untuk meningkatkan produktivitas mitra kelompok tani Pullauweng. Di samping itu, Ia mengungkapkan alasan memilih Desa Ulugalung di Kabupaten Bantaeng menjadi sasarannya.

“Karena Desa Ulugalung memiliki masalah kelangkaan pupuk kimia sintetik,” katanya lewat Whatsapp, Minggu (10/10).

Limbah jerami menjadi bahan utama dalam tim ini untuk pembuatan pupuk organik menggunakan tabung fermentasi. Alasan menggunakan limbah ini karena bahannya mudah didapatkan dan melimpah, akan tetapi kurang termanfaatkan di lokasi tersebut.

“Diharapkan dengan penerapan teknologi ini dapat memanfaatkan potensi pertanian yang ada di sana berupa limbah jerami,” tutur mahasiswa jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian ini. (*)

*Reporter: Mujahidah/ Editor: Sumaya Nursyahidah