Andi Almaidah Dirhamzah bersama Pelatihnya (Foto:Ist)

PROFESI-UNM.COM – Andi Almaidah Dirhamzah Mahasiswa Progam Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM) jurusan S2 Psikologi menyabet medali perunggu cabang olahraga Anggar nomor pertandingan degen putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Andi Almaidah Dirhamzah merupakan salah satu atlet anggar terbaik di Sulsel, segudang prestasi yang Ia dapatkan mulai dari kejuaraan mewakili Sulawesi Selatan (Sulsel) sampai mewakili Indonesia dalam ajang kejuaraan Anggar se-Asia. Meski demikian, hal tersebut tak membuat perempuan kelahiran ujung pandang ini menomorduakan pendidikan.

Ia merasa haru dan bangga bisa mendapatkan juara di PON.

“Setelah mendapatkan medali perunggu tentunya saya sangat bersyukur,” katanya.

Wanita kelahiran Ujung Pandang ini mulai menekuni dunia Anggar sejak berada di bangku Sekolah Dasar (SD), tetapi sempat berhenti dan kembali melanjutkan di SMP sampai sekarang menjadi atlet Anggar Indonesia.

“Coba-coba latihan kelas enam SD, setelah itu berhenti pas tamat SD, lanjut lagi pas hampir kelas tiga SMP,” ujarnya.

Lanjut, Andi Almaidah menjelaskan persiapan mengikuti PON ini cukup panjang yang diakibatkan diundurnya PON dari 2020 ke 2021 yang membuatnya memiliki persiapan Training Center (TC) lebih panjang, tetapi karena pandemi Ia bersama tim tidak melakukan TC keluar negeri seperti yang dilakukan pada PON sebelumnya.

“Adanya pandemi covid-19 menjadikan PON kali ini memiliki persiapan yg sangat panjang, yaitu 2 tahun. Untuk persiapannya sendiri, pelatih telah membekali kami dengan latihan fisik, teknik dan taktik. Sayangnya pada PON kali ini kami tidak melakukan TC luar negeri karna pandemi, biasanya setiap sebelum PON, kami selalu TC di Singapura selama 1 bulan,” jelasnya.

Terakhir, Ia mengatakan target setelah PON ini adalah mengikuti Sea Games di Vietnam tahun 2022 nanti.

“Target selanjutnya di Anggar bisa mengikuti Sea Games Vietnam 2022. Kalau di luar ingin fokus untuk menghadapi tes SKB CPNS dan menyelesaikan S2,” harapnya. (*)

*Reporter: Aliefiah Maghfirah Rahman/Editor: Agatoni Buttang