Tim PKM PM melakukan edukasi aktivasi protokol 5m berbasis augmented reality, (Foto-Ist).

PROFESI-UNM.COM – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian Masyarakat (PM) Universitas Negeri Makassar (UNM) “New Normal: Edukasi dan Aktivasi Protokol 5M Berbasis Augmented Reality di SDN 137 Inpres Kaemba 1” berhasil lolos dalam seleksi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2021, pada Rabu (29/9).

Tim ini dibimbing oleh Chitra Rosalyn Anwar dan diketuai oleh Nur Annisa beserta empat anggota lainnya yang terdiri dari Muhammad Sanul, Ilham Taufik, Musdalifah, dan Andi Ummul Khaerat.

Ketua tim, Nur Annisa menjelaskan bahwa judul PKM berawal dari keresahan terhadap minimnya edukasi siswa SD dari sekolah mitra yang tidak mematuhi protokol kesehatan dengan baik dan benar, sementara sekolah offline akan diadakan sebentar lagi. Edukasi dilakukan melalui media Augmented Reality yaitu wujud nyata animasi dalam bentuk 3 dimensi yang diakses melalui smartphone.

“Pihak sekolah mitra meminta kami membuat media menarik agar para siswa bisa melaksanakan protokol kesehatan 5M, jadi potensi penyebaran Virus Covid-19 di lingkungan sekolah dapat berkurang, jadi kami menggunakan AR sebagai nilai daya tarik para siswa-siswi di sekolah tersebut,” jelas Annisa.

Mahasiswa angkatan 2018 ini juga menyampaikan bahwa antusiasme pihak sekolah dan siswa-siswi sangat besar atas media edukasi protokol 5M yang dibuat oleh tim PKM-PM ini.

“Pihak sekolah sangat welcome dan para siswa suka media kami, hal itu membuat kami sangat bersemangat. Kami juga memberikan games biar mereka tidak bosan selama proses pendampingan,” bebernya.

Lebih lanjut, Nisa sapaannya menyampaikan bahwa timnya telah merencanakan proses pendampingan akan dilakukan secara luring saja. Tetapi saat PPKM telah diberlakukan maka timnya dengan sigap mengubah jadwal dan pelaksanaannya pun akhirnya dilakukan secara blended.

“Tiba-tiba saja PPKM maka kami segera mengubah jadwal kembali, tetapi alhamdulillah akhirnya semua terlaksana dengan lancar,” ungkapnya.

Terakhir, mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan ini mengungkapkan perasaannya setelah lolos Pimnas 34. Selain itu, ia berterima kasih kepada segala pihak yang membantu dan berharap dapat menyumbangkan medali untuk UNM.

“Syukur Alhamdulillah bisa lolos, awalnya saya pikir pasti cuman sampai tahap pendanaan ternyata bisa tembus PIMNAS. Berkat kerja tim yang luar biasa dan juga berkat dosen pembimbing super aktif. Kami sedang mempersiapkan semua yang berkaitan dengan PIMNAS. Saya sama tim berharap bisa menyumbangkan medali untuk universitas khususnya fakultas dan prodi,” ujarnya. (*)

*Reporter : Andi Nurul Izzah Ilham /Editor: Murni