Mitigas Trauma Inner Child Narapidana Anak LPKA Maros (Foto: Ist).

PROFESI-UNM.COM – Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) melakukan pengabdian dengan judul “Mitigasi Trauma Inner Child Berbasis Literasi Melalui Self Forgiveness Bagi Narapidana Anak” di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros.

Inner child adalah sekumpulan peristiwa masa kecil, yang baik atau buruk, dan membentuk kepribadian seseorang hingga sekarang ini.

Ketua Tim, Magfirah Aulia Arief Mansur bergerak untuk membantu anak binaan untuk mengatasi trauma inner child.

“Kami berfikir bagaimana adik-adik di lapas bisa mengatasi inner child. Apakah mereka tahu perilakunya itu menyimpang sehingga membuat mereka ditahan di lapas,” katanya.

Lanjut, mahasiswa angkatan 2018 ini mengatakan, pengabdianya berjalan dengan lancar dan hasilnya pun memuaskan.

“Bisa dikategorikan terlaksana sesuai harapan, karena dari sampel kami, ada perubahan perilakunya yang nampak,” lanjutnya.

Magfirah sapaannya berharap kegiatan mereka bisa menjadi kegiatan tetap di LPKA Maros, dan jika memungkinkan di semua LPKA di seluruh Indonesia.

“Semoga kegiatan kami dapat jadi kegiatan pembinaan tetap di LPKA Maros, supaya semua adik-adik bisa jga ikut dalam proses mitigasi, kalau bisa harapannya kami bisa dilaksanakan di semua LPKA seluruh Indonesia,” tutupnya. (*)

*Reporter: Resky Nurhalizah/ Editor: Murni