Kegiatan seleksi KRI 2021 divisi KRSRI. (Foto: Ist).

PROFESI-UNM.COM – Empat mahasiswa yang tergabung dalam Tim Askara Universitas Negeri Makassar (UNM) dinyatakan lolos ke tingkat nasional Kontes Robot Indonesia (KRI) 2021 divisi Kontes Robot Search and Rescue Indonesia (KRSRI), pada Selasa (28/9).

Keempat mahasiswa tersebut adalah M. Syukron Kurniawan, Salahuddin, Agung Borolla, dan Muh. Fadhil Firdaus dari Fakuktas Teknik.

Salah seorang anggota tim, Agung mengatakan timnya berhasil lolos setelah melewati seleksi tingkat wilayah.

“Sekarang sudah sampai tingkat nasional. Kami lolos seleksi wilayah dari 42 tim robot, kami urutan ke 14,” ucapnya.

Mahasiswa 2019 itu juga membeberkan proses yang dilakukan pada tahap seleksi hampir sama dengan KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api) tahun lalu. Robot akan menjalankan misi pemadaman api dan penyelamatan korban.

“Hampir sama dengan KRPAI tahun lalu. Dulu misinya hanya memadamkan api, sekarang ditambah penyelamatan korban. Ada boneka yang dijadikan simulasi korban, dan di sampingnya ada lilin sebagai apinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia juga mengaku timnya mengalami beberapa kendala selama kompetisi berlangsung.

“Selama ini untuk kendala teknis masih aman karena kami juga memiliki tim support empat orang, hanya berkendala sedikit di jaringan internet apalagi seleksinya itu online via zoom,” katanya.

Terakhir, Ia berharap agar pihak kampus dapat memberikan fasilitas yang memadai kepada para penggiat robotik khususnya untuk tim robot UNM.

“Harapannya, pihak kampus dapat lebih memperhatikan ajang bergengsi seperti KRI ini dalam hal perizinan untuk riset berlanjut, ruangan khusus untuk tim robot, pendanaan yang lebih agar kami juga bisa membeli alat yang lebih bagus dari sekarang karena kami membawa nama kampus,” harapnya. (*)

*Reporter: Trisakti Akbar/ Editor: Sumaya Nursyahidah