menara pinisi UNM - Foto.Int
menara pinisi UNM - Foto.Int

PROFESI-UNM.COM – Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Ichsan Ali menjelaskan perawatan dan renovasi yang dilakukan ke Menara Pinisi sangat tergantung dari kesediaan anggaran. Serta melihat hal-hal lain yang menjadi prioritas UNM.

“Sangat tergantung anggaran yang tersedia dan prioritas untuk hal (mendesak) begini,” jelasnya.

Ia mengatakan ada perawatan dan renovasi yang dilakukan secara rutin. Namun ada juga renovasi yang dilakukan pada saat mendesak seperti kerusakan bagian gedung secara tiba-tiba.

“Kalau plafon pinisi itu diperbaiki karna rusak. Sebagian jatuh waktu angin kencang beberapa waktu lalu,” katanya.

Mantan Kepala UPT Kewirausahaan UNM ini mencontohkan kerusakan plafon yang terjadi beberapa lalu menjadi prioritas akibat tidak bagus kelihatannya bila ada bagian yang tidak memiliki plafon.

“Sangat tidak elok dilihat bila tidak ada plafon karena tertiup angin dan alasan lainnya,” katanya.

Gedung Menara Pinisi sendiri dibangun pada 2008, serta saat ini ditempati sebagai rektorat dan pusat pelayanan UNM. Ukuran gedung yang besar ini memerlukan perawatan ekstra, namun tampak luar gedung ini masih seperti kurang terawat.

*Reporter: Fikri Rahmat Utama