Buku kekuatan berpikir positif oleh Syafi'ie el-Bantanie, (Foto: Annisa Puteri Iriani).

PROFESI-UNM.COM – Pikiran manusia terbagi atas dua bagian, yaitu pikiran sadar (conscious mind) dan pikiran bawah sadar (subconscious mind). Pikiran sadar dan pikiran bawah sadar saling memengaruhi dan bekerja dengan kecepatan sangat tinggi.

Untuk lebih memahami cara kerja pikiran sadar dan pikiran bawah sadar, berikut ini penulis sarikan penjelasannya dari buku Hypnotherapy: The Art of Subconcious Restructuring karya Adi W. Gunawan.

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa pikiran sadar mempunyai empat fungsi spesifik, antara lain:

1.Mengidentifikasi setiap informasi yang masuk
Pikiran sadar akan melakukan proses identifikasi (pengamatan) terhadap setiap informasi yang masuk. Kemudian, informasi yang masuk akan diterima melalui pancaindra (penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecap, sentuhan, atau perasaan). Setelah itu, diteruskan ke pikiran sadar.

2.Membandingkan
Pikiran sadar melakukan proses membandingkan terhadap setiap informasi yang masuk dengan database (referensi, pengalaman, dan pengetahuan) yang berada di pikiran bawah sadar. |

3.Menganalisis
Setelah melakukan proses membandingkan, pikiran sadar akan Menganalisis setiap informasi yang masuk.

  1. Memutuskan
    Setelah membandingkan dan menganalisis, pikiran sadar akan memutuskan apakah menerima informasi yang masuk tersebut atau menolaknya. Jika menerimanya, informasi tersebut akan diteruskan ke pikiran bawah sadar dan diprogram ke dalam sistem memori. Memori inilah menyimpan semua informasi yang kita alami dan peroleh. Apa pun yang kita alami dalam hidup, semuanya terekam dengan sempurna di dalam sistem memori.

Setelah membahas empat fungsi spesifik yang dimiliki oleh pikiran sadar, sekarang kita akan membahas tentang pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar memiliki fungsi menyimpan, antara lain:

  1. kebiasaan
    Kebiasaan ada tiga macam, yaitu kebiasaan baik, buruk, dan refleks. Kebiasaan baik adalah kebiasaan positif dan menguntungkan. Sedangkan, kebiasaan buruk adalah kebiasaan negatif dan merusak (misalnya membuang sampah sembarangan). Sementara, kebiasaan refleks adalah kebiasaan yang bersifat seketika (misalnya menutup mulut saat batuk atau bersin).

2. Emosi
Emosi merupakan gambaran perasaan mengenai suatu keadaan, hal-hal tertentu, dan respons terhadap orang lain.

3. Memori jangka panjang
Fungsi yang ketiga adalah menyimpan memori jangka panjang. Memori jangka panjang merupakan tempat penyimpanan informasi yang bersifat permanen.

Kemudian, memori ada yang tidak dapat diingat dalam kondisi sadar, namun dapat dimunculkan kembali saat berada di pikiran bawah sadar misalnya, melalui bantuan hipnosis.

4. Kepribadian
Kepribadian adalah karakteristik individual yang merupakan ciri saat kita berhubungan dengan orang lain dan lingkungar dalam kehidupan sehari-hari.

5. Intuisi
Intuisi adalah perasaan mengetahui sesuatu secara instingtif (insting). Biasanya berhubungan dengan hal-hal spiritual ata metafisik (berhubungan dengan sesuatu yang tidak terlihat).

6. Kreativitas

Kreativitas adalah kemampuan menghasilkan karya-karya yang bermanfaat. Dapat juga dimaknai dengan kemampuan untuk mengubah visi, pemikiran, dan impian menjadi kenyataan.

7. Persepsi
Persepsi adalah cara pandang kita dalam melihat sesuatu atau dunia. Dengan kata lain, ia adalah ‘kaca mata’ yang kita gunakan untuk melihat dunia.

8. Nilai (value)
Nilai adalah segala sesuatu yang kita pandang sebagai hal yang penting dan bermanfaat.

Apabila dibandingkan mana yang lebih dahsyat pengaruhnya antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Jawabannya, pikiran bawah sadar memiliki kekuatan lebih dahsyat daripada pikiran sadar. Para pakar psikologi memberikan perbandingan sepuluh persen untuk pikiran sadar dan sembilan puluh persen untuk pikiran bawah sadar. Karenanya, ketika terjadi konflik kepentingan antara keduanya, pikiran bawah sadarlah yang keluar sebagai pemenangnya. Sebab, pikiran bawah sadar sembilan kali lebih kuat daripada pikiran sadar.

Tulisan ini dikutip dari buku karya Muhammad Syafi’ie el-Bantanie berjudul “Kekuatan Berpikir Positif” halaman 8-11. Buku tersebut diterbitkan oleh WahyuMedia tahun 2010.(*)

*Reporter: Annisa Puteri Iriani