Foto: Buku Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif karya Hardani dkk. (Foto: Int).

PROFESI-UNM.COM – Dalam rancangan penelitian eksperimental ada tiga komponen yang harus dipenuhi, yaitu adanya replikasi, randomisasi dan kontrol atau pembanding. Jika tiga komponen tersebut dipenuhi seluruhnya, maka disebut dengan eksperimental sungguhan (true experimental). Apabila hanya mengandung sebagian saja dari tiga komponen tersebut, maka dinamakan pre-experimental. Jika dalam penelitian diusahakan untuk memenuhi tiga komponen diatas, tetapi belum dapat mencapai tingkat yang sebenarnya, dinamakan eksperimental semu (Quasi Experimental).

Sebagian besar eksperimen dalam bidang pendidikan pada umumnya dilakukan dalam rangka melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, biasanya berkaitan dengan usaha untuk menguji pengaruh materi, media, metode, atau praktik pendidikan yang baru terhadap hasil belajar.

Rancangan penelitian eksperimen pada umumnya, menggunakan variabel tunggal:

a. Satu variabel perlakuan dimanipulasikan (dibuat kondisinya berbeda), selanjutnya diamati akibat/dampak dari perlakuan tersebut terhadap satu atau lebih variabel tergantung.

b. Variabel yang dimanipulasikan disebut variabel perlakuan, variabel treatment, variabel eksperimen, atau variabel independen.

c. Variabel yang merupakan akibat/dampak disebut variabel tergantung, variabel dependen, atau variabel dampak.

d. Masalah pokok, yaitu menentukan kelompok kontrol (pembanding) yang sebanding (komparabel); dan membuat konstan (mengontrol/mengendalikan) variabel-variabel noneksperimental yang dapat mempengaruhi variabel dampak.

Rancangan eksperimen adalah perencanaan eksperimentasi, sedemikian rupa sehingga diperoleh informasi yang relevan dengan permasalahan yang diteliti dan memungkinkan analisis yang obyektif untuk memperoleh kesimpulan yang valid. Dengan demikian kegunaan dari rancangan eksperimental adalah mendapatkan informasi yang relevan dengan permasalahan penelitian secara maksimal, dengan materi, waktu dan biaya yang minimal sehingga penelitian menjadi efektif dan efisien dalam hal waktu, dana, tenaga dan efektif dari segi teknis dalam “sense” statistik. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa “The design of an experiment is getting more information for your money

Tulisan ini dikutip dari “Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif” oleh Hardani dkk. halaman 346-347, diterbitkan oleh Pustaka Ilmu Group. (*)

*Reporter : Trisakti Akbar /Editor: Murni