Aksi Aliansi Mahasiswa UNM Tolak PTN-BH (Foto: Firah - Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Aliansi Mahasiswa menduga jika UNM menyandang status PTN-BH ditakutkan akan menjadi masalah baru. Bukan tanpa alasan PTN-BH dipandang sebagai konsep liberalisasi pendidikan yang dibungkus dalam otonomi perguruan tinggi tentunya berdampak besar karena ketika lembaga tidak mampu menutupi anggaran kebutuhan, maka jalan satu-satunya yang dapat ditempuh yaitu menaikkan biaya pendidikan seperti kampus-kampus yang telah menyandang status PTN-BH sebelumnya.

Aliansi Mahasiswa menuding UNM terkesan terburu-buru dikarenakan masih banyak hal yang harus dibenahi dan diperbaiki sebelum menyandang status tersebut. UNM juga harus mengevaluasi diri terlebih dahulu terkait berbagai macam masalah yang timbul selama menyandang status BLU.

“Memang benar ketika UNM tergesa-gesa untuk menjadi PTN-BH ditakutkan kedepannya ada masalah baru yang dihadapi seperti ketidak mampuan lembaga untuk menutupi anggaran kebutuhannya dan jalan satu-satunya adalah penaikan biaya pendidikan dalam bentuk UKTnya teman teman,” ungkap Ilham selaku Kordinator Lapangan Aksi Tolak Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) di depan Menara Pinisi, Kamis (16/9).

Dalam pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa, disebutkan bahwa UNM masih belum layak menyandang status PTN-BH karena dalam status BLU belum mampu menjalankan amanat UU Perguruan Tinggi (PT) yang mengharuskan PT sebagai lembaga publik mentransparansikan dan akuntabilitas dalam mengelola lembaga.

“Untuk menuju ke PTN-BH, UNM belum layak menyandang status itu karena masih banyak yang perlu diperbaiki di UNM itu sendiri seperti transparansi dan akuntabilitas yang seharusnya wajib untuk diberikan kepada masyarakat sebagai lembaga publik namun sampai sekarang itu tidak pernah direalisasikan,” tambahnya.

Saat ini UNM menyandang status Badan Layanan Umum (BLU) dan berencana akan berubah status menjadi PTN-BH. Namun hal tersebut masih menjadi tanda tanya besar. (*)

*Reporter: Aliefiah Maghfirah Rahman/Editor:Agatoni Buttang