Aksi Aliansi Mahasiswa UNM Tolak PTN-BH (Foto: Muh. Ainun Najib - Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Aliansi Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) turun kejalan untuk menolak Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang yang akan di terapkan di UNM. Namun, aksi tersebut mendapat intervensi dari pimpinan berupa perampasan bendera Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kamis (16/9).

Di tengah berlangsungnya aksi, Sukri Nyompa, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WD III) FMIPA turun ke jalan dan merebut bendera BEM FMIPA. Sukri berdalih oknum mahasiswa yang membawa bendera belum legal karena belum dilantik.

Menanggapi hal itu, Presiden BEM Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Muhammad Ilham memberikan tanggapannya. Ia menyebut tindakan itu merupakan tendensi atau rasa takut yang diperlihatkan oleh birokrasi.

“Terkait insiden tersebut, itu adalah merupakan salah satu wujud tendensi yang diperlihatkan oleh pimpinan untuk meredam demonstrasi yang dilakukan kawan-kawan di aliansi,” ucapnya.

Lanjut, Ia juga mengungkapkan bahwa intervensi birokrasi merupakan hal wajar dalam sebuah demonstrasi.

“Dalam menjalankan aksi persoalan intervensi dan tendensi itu adalah hal yang wajar dari sebuah gerakan jadi kita tidak kaget jika terjadi hal-hal seperti itu,” ungkapnya.

Presiden BEM FMIPA, Rinaldi enggan memberikan tanggapan terkait insiden ini.

“Biarkan kami yang selesaikan dulu, ini permasalahan di internal kami,” ungkapnya saat dihubungi oleh Profesi via Whatsapp. (*)

*Reporter: Hasnul/ Editor: Sumaya Nursyahidah