Presiden Jokowi, Rabu (8/7) - (Foto.Ist)

PROFESI-UNM.COM – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan pentingnya perguruan tinggi fasilitasi talenta mahasiswa walaupun talenta tersebut berbeda dengan jurusan yang diambil mahasiswa. Hal ini disampaikan dalam rapat Forum Rektor Indonesia (FRI) di Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Senin (13/9).

Hal ini menurut Jokowi penting karena jurusan yang diambil mahasiswa tidak selamanya sejalan dengan talenta yang dimiliki. Seringkali talenta mahasiswa berbeda dan tidak cocok dengan jurusan kuliah.

“Saya meminta perguruan tinggi untuk memfasilitasi pengembangan talenta mahasiswa yang tidak sesuai jurusan,” tuturnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mencotohkan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin sebagai contoh talenta mahasiswa mampu dikembangkan dengan baik walau tak sama seperti jurusan kuliahnya. Budi yang merupakan lulusan teknik bisa berkarir sebagai bangkir hingga kini memegang posisi sebagai menteri kesehatan.

“Perjalanan pak budi menyisaratkan kepada perguruan tinggi memfasilitasi talenta mahasiswa dan mengubah pola lama demi mengatasi perubahan dunia,” jelasnya.

Lebih lanjut Jokowi juga mengatakan mahasiswa tidak perlu pindah jurusan tapi perguruan tinggi memperbanyak mata kuliah pilihan kepada mahasiswa.

“Beri mereka (mahasiswa) kesempatan untuk mengambil mata kuliah sesuai talenta,” katanya.

*Reporter: Fikri Rahmat Utama