Buku Marketing Plan dalam Bisnis. Foto-Ema Humaera

PROFESI-UNM.COM – Segmentasi adalah pengelompokan target konsumen potensial. Segmentasi merupakan usaha pemisahan pasar potensial untuk kelompok-kelompok pembeli tertentu dan atau menurut jenis produk tertentu dan berkolaborasi dengan kombinasi bauran marketing yang tepat dan cocok. Pengelompokan pasar yang heterogen menjadi homogen dengan bauran marketing tertentu. Segmentasi pasar mencakup pengelompokan kebutuhan dasar, perbedaan kebutuhan, dan keinginan pembeli di pasar.

Hal tersebut memberikan peluang kepada pemasar atau perusahaan untuk fokus dalam bisnis utamanya sesuai dengan dengan permintaan dari satu kelompok atau lebih kelompok pembeli. Segmen terbagi berdasarkan variasi karakteristik pembeli, alasan mereka membeli atau mengonsumsi sejumlah produk, dan preferensi mereka terhadap merek suatu produk. Segmentasi produk kemungkinan terbentuk atas dasar tipe industri, pengguna produk, frekuensi pembelian produk dan faktor-faktor variasi lainnya.

Segmentasi adalah salah satu strategi untuk dapat mencapai kepuasan pelanggan yang lebih tinggi, bukan hanya didasarkan atas kelas sosial ekonomi konsumen, usia, dan jenis kelamin. Di samping itu, segmentasi dapat didasarkan pada “benefit” atau manfaat atau keuntungan yang diberikan produk atau jasa yang kita ciptakan, yang akan dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Salah satu metode segmentasi yang sangat populer ialah berdasarkan penggunaan.

Banyak pasar atau konsumen atau pelanggan yang dapat dipilah berdasarkan segmen non-users, previous users, potential users, first time users dan frequents users terhadap produk suatu produk atau jasa perusahaan, Segmentasi berdasarkan penggunaan sering dipilih oleh perusahaan besar dengan menciptakan beberapa brand untuk segmen pasar yang berbeda-beda. Metode dan cara inilah yang dilakukan pada produk-produk makanan, elektronik, produk pertanian dan produk lainnya saat ini.

Sebagai contoh produk susu bubuk, dahulu hanya dikenal 2 tipe susu bubuk, yaitu susu formula untuk bayi dan susu full cream untuk susu orang dewasa atau anak-anak. Kini, hampir semua perusahaan susu bubuk memiliki beberapa brand untuk menggarap segmen tertentu yang lebih kecil. Contohnya, “Produgen’” untuk nonfat untuk orang dewasa; Sustagen Junior untuk anak-anak usia tertentu, SGM untuk bayi, Bendera untuk dewasa, Nestle untuk balita dan anak-anak, dan sebagainya.

Contoh lainnya adalah produk minuman. Dulu, pasar hanya mengenal air mineral dan teh botol, tapi sekarang sudah banyak jenis minuman “siap minum” dengan berbagai variasi rasa maupun variasi kemasan dan label. Segmen pasarnya pun berbeda-beda, mulai dari pembedaan karena umur, jenis kelamin, kelas ekonomi, maupun aktivitas dari pangsa pasar. Hal ini membuat pangsa pasar terus berkembang, dan terus berkembang dan potensial pasar semakin berkembang, maka timbul segmen-segmen baru untuk minuman kesehatan, minuman penambah vitalitas, minuman ion, dan sebagainya. Misalnya Nestea, Mizone, Nu Green Tea, Pocari, Coco drink, di samping produk soft drink yang sudah ada di pasaran sejak dulu kala.

Segmentasi atau pengelompokan target pasar dapat dibedakan berdasarkan banyak hal, antara lain:

  1. Geografis, yaitu segmentasi berdasarkan pada lokasi atau wilayah tertentu terhadap target pasar atau konsumen potensial.
  2. Demografis, yaitu pengelompokan berdasarkan pada tipe-tipe dan berbagai jenis kependudukan terhadap target pasar atau konsumen potensial produk atau jasa.
  3. Perilaku atau gaya hidup adalah pengelompokan berdasarkan perilaku-perilaku target pasar potensial yang diamati dari gaya hidup yang dijalani sehari-hari; nilai-nilai kehidupan yang dianut serta kepribadian dari target pasar potensial.
  4. Psikografis adalah pengelompokan target pasar potensial berdasarkan pada gaya hidup seseorang, sikap-sikap seseorang terhadap produk tertentu dan minat-minat pelanggan.
  5. Pengguna, yaitu segmentasi berdasarkan pada penggunaan atau manfaat produk atau jasa tertentu terhadap target pasar potensial.
  6. Kepentingan, yaitu segmentasi berdasarkan pada kepentingan produk tertentu terhadap target pasar potensial tertentu.

Tulisan ini dikutip dari buku “Marketing Plan Dalam Bisnis” Edisi Ketiga oleh Titik Wiajayanti. Diterbitkan oleh Elex Media Komputindo, tahun 2017. (*)

*Reporter: Ema Humaera