Mahasiswa Himagara FIS-H UNM Jadi Duta Bahasa Sulselbar. Foto-Ist.

PROFESI-UNM.COM – Muhammad Fajri Syapar, Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) dinobatkan sebagai peserta terbaik III dalam ajang Duta Bahasa Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat 2021, Minggu (12/9).

Faje, begitu Ia disapa, mengaku ajang ini menjadi pintu dirinya bertemu banyak orang, dengan beragam keahlian dan pengalaman yang akan memberikan wawasan luar biasa bagi dirinya.

Perkembangan bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang kian terancam punah juga menjadi motivasi dirinya dalam melestarikan dan menyadarkan masyarakat pentingnya bahasa daerah.

Pria asal Gowa ini mengungkapkan telah membuat wadah inovasi pembelajaran kepada masyarakat khususnya pemuda-pemudi Sulsel mengenai bahasa dan aksara lontara melalui media pembelajaran kreatif melalui Instagram @gebrak.ind.

“Suatu kesempatan yang baik bagi saya untuk bisa menggali potensi diri sekaligus belajar lebih mendalam tentang kekayaan bahasa yang kita miliki, rasa bangga dan semangat dalam mempelajari, menjaga serta melestarikannya,” ucapnya.

Selain mengikuti ajang Duta Bahasa, mahasiswa angkatan 2019 ini mengungkapkan dirinya sudah mengikuti berbagai kompetisi duta dan berhasil meraih berbagai penghargaan. Salah satunya Juara Tiga Duta Wisata Kabupaten Gowa dan tahun 2020 Runner Up Putri Pendidikan Sulawesi Selatan.

“Saya berkesempatan mewakili Sulawesi Selatan di ajang Duta Pendidikan Indonesia. Alhamdulillah berhasil meraih gelar Duta Pendidikan Lingkungan Indonesia 2020,” ungkapnya.

Punya hobi traveling, menjadi kesempatan bagi Faje untuk mempromosikan pariwisata di Sulawesi Selatan, lewat prestasi yang diraihnya membuatnya bergerak mengkampanyekan bahaya penggunaan sampah plastik dan menjadi relawan pendidikan di pelosok.

“Selama tiga tahun terakhir saya aktif mempromosikan tempat wisata yang ada di Sulsel, saya juga aktif sosialisasi pengurangan sampah plastik dan jadi relawan pendidikan khususnya daerah pelosok dan juga anak-anak pemulung,” katanya. (*)

*Reporter: Anugrah Hms/Editor: Agatoni Buttang