Notifikasi bantuan kuota internet dari Kemdikbud Ristek, Sabtu (11/9) - (foto-ist).

PROFESI-UNM.COM – Bantuan kuota internet Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) sebesar 15 GB cair hari ini, Sabtu (11/9).

Tidak seperti tahun sebelumnya, bantuan kuota internet tahun ini tidak terbagi lagi. Hampir seluruh laman dan aplikasi dapat diakses kecuali situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) seperti tercantum dalam situs: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id./

Nunu Vebriani, mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran mengaku senang mendapat bantuan kuota internet karena mudah melaksanakan pembelajaran jarak jauh.

“Saya sangat senang, karena ada lagi satu hal yang meringankan beban saya sebagai mahasiswa yang sistem perkuliahannya dilakukan secara daring,” katanya.

Lanjut, Nunu sapaannya juga mengatakan proporsi kuota belajar yang didapatnya lebih baik daripada bantuan kuota sebelumnya yang berjumlah 50 GB dengan kuota umum yang berjumlah 5 GB cepat habis. Menurutnya, kebanyakan kegiatan belajar justru membutuhkan kuota umum.

“Perbedaan sistem bantuan kuota yang menjadi kuota umum sebesar 15GB lebih baik dibanding sistem awal 45GB dengan kuota umum 5GB dan kuota sisanya hanya kuota yang dapat mengakses aplikasi belajar yang tidak banyak digunakan oleh mahasiswa,” ungkapnya.

Terakhir, Ia berharap pengurusan bantuan kuota internet lebih dipermudah. Ia mengaku kesusahan dalam mengurus nomor handphone melalui Sistem Infomasi Akademik (SIA).

“Semoga sistem bantuan kuota internet menjadi lebih jelas alurnya, karena pada saat pengurusan nomor telepon terdaftar rasanya ribet sekali, seringkali nomor yang sudah terdaftar di SIA tapi saat verval terdata tidak valid,” harapnya.

Bantuan kuota dan data internet akan disalurkan setiap bulan masing-masing pada tanggal 11-15 setiap bulannya dan berlaku selama 30 hari sejak diterima mulai September hingga November 2021. (*)

*Reporter: Agatoni Buttang