Salah satu anggota tim PKM RE saat melakukan pembuatan gel antiseptik, Senin (6/9). Foto-Ist.

PROFESI-UNM.COM – Sejumlah Mahasiswa Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan sebuah riset tumbuhan liar yang dikreasikan menjadi gel antiseptik, Senin (6/9).

Salah satunya ialah dari salah satu tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) RE FMIPA UNM, mereka melakukan riset penelitian pembuatan gel antiseptik alami dari ekstrak daun tapak liman di Laboratorium Mikrobiologi FMIPA UNM.

Tapak liman merupakan tumbuhan yang jarang digunakan oleh masyarakat yang kemudian formulasi gel antiseptik alaminya digunakan sebagai antiseptik atau handsanitizer di era pandemi ini.

Ketua Tim, Rughaya Salsabila mengatakan bahwa daun tapak memiliki senyawa aktif untuk membunuh bakteri dan aman digunakan karena berasal dari bahan alami.

“Daun tapak liman memiliki senyawa aktif yang mampu membunuh bakteri,” jelasnya.

Lanjut, Ia juga mengungkapkan bahwa di balik pembuatan gel antiseptik yang terbuat dari daun tapak liman tidak lain dari resiko penggunaan handsanitizer yang berlebihan.

“Menciptakan ide tersebut karena berpikir bahwa penggunaan handsanitizer yang mengandung alkohol berpeluang terbakar dan berbahaya jika digunakan terlalu sering.

Ia juga berharap bisa lolos seleksi menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-34 yang akan diselenggarakan di kota Medan dan mempersembahkan medali untuk UNM.

“Kami sangat berharap bisa lolos ke PIMNAS ke-34 ini dan kami juga memohon doa dan dukungan teman-teman sekalian agar bisa lolos ke PIMNAS dan mendapatkan medali emas untuk UNM,” harapnya.

Tim PKM RE ini terdiri dari Rughaya Salsabila (Pendidikan Biologi ICP 2020) bersama timnya, Andi Annisa Septiana (Biologi Sains 2020), Panji Setiawan (Biologi Sains 2018), dan Suhardi (Pendidikan Kimia 2019). (*)

*Reporter: Dewan Ghiyats Yan Galistan A.N