Tote bag anti air yang terbuat dari kain tenun Sekomandi, (Foto-Ist).

PROFESI.UNM.COM – Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Negeri Makassar (UNM) menciptakan Tote Bag anti air yang dibuat dari kain tenun asal Mamuju, Sulawesi Barat. Tote Bag ini merupakan sarana untuk memperkenalkan kain tenun Sekomandi yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat.

Mahasiswa pembuat Tote bag ini yaitu Lilik Mariana, sebagai ketua tim, Nurul Islamia dan Miranda dari jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, serta Christin Monica dari jurusan Ilmu administrasi bisnis. PKM ini dibimbing langsung oleh Irmayanti yang merupakan dosen PKK.

Ketua tim, Lilik Mariana mengatakan tujuan judul tersebut yaitu untuk memperkenalkan salah satu ciri khas budaya Indonesia yang berada di daerah Mamuju sulawesi barat yaitu kain Tenun Sekomandi.

“Sebagian besar masyarakat yang tau akan kain tenun tersebut dari Toraja Sulawesi Selatan meski faktanya kain tersebut berasal dari Mamuju Sulawesi Barat,” ujarnya.

Mariana, sapaannya, berharap dengan dijadikannya kain tersebut menjadi Tote Bag mampu mengangkat budaya Indonesia agar dikenal oleh masyarakat luas, selain itu juga bisa menjadi kesempatan juga bagi para pengrajin tenun Sekomandi untuk meraih keuntungan.

“Bukan hanya di dalam negeri tetapi juga diseluruh dunia dengan mengembangkan inovasi tote bag anti air menggunakan kain tenun Sekomandi. Serta mampu menjadi peluang usaha bagi kami maupun bagi pengrajin tenun sekomandi tersebut,” tuturnya. (*)

*Reporter: Mustika Fitri