Tim PKM FBS UNM melakukan penelitian tentang Tradisi Assuro Maca di Desa Bulukunyi Kabupaten Takalar. Foto-Ist

PROFESI-UNM.COM– Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) meneliti tradisi Assuro Maca untuk Menyambut Bulan Suci Ramadan di Desa Bulukunyi Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar. Mahasiswa yang tergabung dalam Tim PKM yang diketuai oleh Ananda Reski Novalia serta Shofiyah Angriani dan Husniati Mansur sebagai anggota.

Tim PKM yang didampingi oleh Kembong Daeng ini meraih pendanaan pada Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH).

Ketua tim, Ananda Reski Novalia, menuturkan penelitian ini diadakan melihat keteguhan hati masyarakat di sana yang tetap mempertahankan salah satu tradisi leluhurnya.

“Masyarakat disini (Bulukunyi) masih mempertahankan tradisinya yaitu Assuro Maca,” jelas Mahasiswa 2018 itu.

Lanjut, Reski, sapaannya, mengungkap bahwa timnya juga meneliti eksistensi, fungsi, makna, dan bentuk dari tradisi Assuro Maca ini.

“Masyarakat mempertahankan Assuro Maca Menyambut Bulan Suci Ramadan ini sebagai bentuk prosesi tradisi,” jelasnya.

Pemangku adat di Desa Bulukunyi, Morra dg. Salli dan Hasan dg. Ngepong membeberkan bahwa selain menyambut ramadan, tradisi Assuro Maca ini juga dilakukan di momentum lebaran.

“Tradisi ini sebenarnya bukan hanya dilakukan saat bulan suci Ramadan tetapi juga biasa dilakukan saat hari lebaran.”ucapnya

Menurut pemangku adat, tradisi ini tetap eksis karena masyarakat menganggap sebagai bentuk pelestarian budaya leluhur.

“Tradisi ini juga sebagai bentuk penghormatan mereka kepada leluhur dengan tetap melestarikan warisan budayanya,” katanya. (*)

*Reporter: Muh. Ainun Najib/Editor: Annisa Puteri Iriani