TIM PKM-RSH melakukan penelitian untuk mahasiswwa tunanetra dalam pendidikan, (Foto-Ist).

PROFESI-UNM.COM – Beberapa mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) tergabung dalam Tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) Riset Sosial dan Humaniora (RSH) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) melakukan penelitian untuk mahasiswa Tunanetra dalam pendidikan. Riset yang diajukan mengambil judul ‘Digital Skill Mahasiswa Tunanetra dalam Proses Pendidikan di Masa Pandemi’.

Mahasiswa tersebut yaitu Muh. Said, Wahyudi Hn dan Siti Azizah yang berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan.

Ketua tim, Muh. Said, menyampaikan bahwa penelitian ini untuk mengidentifikasi kebutuhan skill mahasiswa Tunanetra dengan adanya ketertarikan mengetahui skill digital tunanetra apalagi dimasa Pandemi.
 
“Untuk mengidentifikasi dan memahami kebutuhan Digital Skill Mahasiswa Tunanetra dalam Proses Pendidikan di Masa Pandemi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Said, menyampaikan penelitian ini merupakan upaya mengungkap skill mahasiswa tunanetra dalam bermedia digital karena memiliki minat yang rendah dalam bermedia sosial. Untuk membutuhkan digital skill dan kompetensi literasi digital yang baik.

“Untuk membutuhkan digital skill dan kompetensi literasi digital yang baik, untuk memanfaatkan teknologi informasi yang maksimal. Hal tersebut juga berlaku untuk mahasiswa Tunanetra,” ujarnya.

Mahasiswa angkatan 2017 ini mengklaim penelitian ini penting, sebab anggapan-anggapan di masyarakat dapat terpecahkan dari hasil penelitian ini, dan dapat mengurangi pikiran negatif masyarakat terhadap mahasiswa tunanetra apalagi dari segi kemampuannya dalam bermedia digital.

“Sangat penting, sebab anggapan-anggapan di masyarakat dapat terpecahkan dari hasil penelitian ini, dengan mengurangi pikiran negatif masyarakat terhadap mahasiswa tunanetra.

Terakhir, Mahasiswa asal daerah Palopo ini berharap riset ini menjadi referensi untuk memahami kebutuhan digital yang harus dimiliki oleh mahasiswa tunanetra.

“Harapannya kegiatan ini dapat menjadi referensi dan peta jalan untuk memahami kebutuhan kompetensi digital yang harus dimiliki oleh mahasiswa tunanetra dalam menjalani proses pendidikan di masa pandemi, tutupnya. (*)

*Reporter: Murni