Sedang berlangsung pembelajaran jurusan PPB FIP-UNM (Foto: Ist)
Sedang berlangsung pembelajaran jurusan PPB FIP-UNM (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Makassar (UNM) mengalami keterlambatan kuliah perdana. Sesuai kalender akademik, perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2021/2022 seharusnya dilaksanakan pada 16 Agustus.

Saat dikonfirmasi, salah satu dosen, Akhmad Harum mengatakan Kuliah perdana belum dilaksanakan karena butuh persiapan yang banyak untuk sistem di Syam-OK.

“Sebelum kuliah dimulai harus dulu mengisi beberapa fitur di Syam-OK, seperti mengisi rencana evaluasi pembelajaran, kuis, tugas setiap mata kuliah, ujian tengah semester, sampai akhir semester,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menyebut kuliah perdana khususnya di jurusan PPB efektif akan dimulai 23 Agustus mendatang.

“Karena persiapan khususnya di Syam-OK masih proses menyempurnakan sistemnya, masih banyak sistem yang harus diisi, jadi di PPB itu kuliah akan efektif di minggu depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Akhmad Harum menjelaskan kendala dialami oleh para dosen untuk menjalankan fitur-fitur di Syam-OK sehingga mengakibatkan kuliah perdana mundur.

“Karena memang awalnya itu susahnya dosen itu disitu (menyempurnakan fitur Syam-OK) tapikan itu semua kalau sudah lama pasti tau sendiri, makanya sekarang dipelajari supaya sempurna pembelajaran, nantinya tidak ada kendala lagi soal Syam-OK,” jelasnya.

Terakhir, Ia mengaku Mahasiswa kadang mempermasalahkan masalah jaringan saat kuliah online tetapi itu masih bisa di maklumi karena masih awal pandemi, tapi itu sudah bukan menjadi alasan lagi karena sekarang mahasiswa sudah mengerti dan bantuan kuota dari Kemdikbud sudah ada.

“Keluhannya itu biasa masalah jaringan tapi kan itu dari awal pandemi jadi masih bisa di maklumi, kalau sekarang mahasiswa sudah paham, jadi itu sudah tidak menjadi alasan lagi, apalagi kalau alasannya masalah tidak ada kuota, kan sekarang Kemdikbud sudah membagikan kuota untuk mahasiswa,” ujarnya. (*)

*Reporter: Aliefiah Maghfirah Rahman/Editor: Agatoni Buttang