Pelaksanaan musyawarah jurusan. (Foto:Ist)
Pelaksanaan musyawarah jurusan. (Foto:Ist)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Psikologi dan Bimbingan (HMJ PPB) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) sebut jurusan tidak menerima hasil musyawarah Jurusan (Musjur) yang dilaksanakan 2 Juli lalu.

Ketua umum terpilih HMJ PPB, Agung Surya Salam mengatakan bahwa pihak jurusan PPB FIP melakukan intervensi dengan melakukan screening ketika proses Musyawarah Jurusan (Musjur) sedang berlangsung.

“Intervensi tersebut berupa penekanan untuk melakukan musyawarah jurusan dengan memunculkan nama baru untuk pemegang tongkat estafet kepengurusan, yaitu melaksanakan musyawarah jurusan, pihak jurusan pun ikut andil dalam rentetan musyawarah itu yakni melakukan screening juga,” kata Agung dalam keterangannya di Whataspp, Rabu (11/8).

Kemudian, Agung mengatakan bahwa setelah musyawarah jurusan selesai pihak jurusan pun tidak terima dengan hasil musyawarah yang menyatakan bahwa ketua formatur terpilih periode 2021-2022 adalah Agung Surya Salam. Pihak jurusan lantas mengambil keputusan sendiri dengan melakukan penunjukkan sepihak yang dilakukan tanpa melalui proses musyawarah jurusan.

“Dan didapatlah ketua formatur terpilih periode 2021-2022 Agung Surya Salam, namun pihak jurusan tidak menerima hasil tersebut dan melakukan penunjukkan sepihak tanpa melakukan forum musyawarah jurusan dimana yang kita ketahui bersama forum musyawarah jurusan adalah forum tertinggi di ranah jurusan,” tuturnya.

Terakhir, Ia mengatakan bahwa penunjukkan sepihak menimbulkan dampak diantaranya, yaitu dualisme lembaga serta berdampak pada pengawalan UKT.

“Dari penunjukan sepihak ini , memunculkan dualisme lembaga, dan berdampak juga terhadap pengawalan-pengawalan UKT teman-teman dimana ada banyak berkas yang perlu diadakan pengawalan namun tak kunjung terealisasi atas permasalahan internal,” katanya. (*)

*Reporter: Muh. Raihan/ Editor: Mustika Fitri