Iustrasi Sedang Belajar. Foto-Ist
Iustrasi Sedang Belajar. Foto-Ist

PRFOESI-UNM.COM – Ketika kita lebih banyak belajar tentang psikologi pendidikan, terutama tentang pemikiran dan pembelajaran manusia, Anda akan mendapatkan banyak wawasan tentang cara untuk dapat membantu siswa lebih efektif menguasai materi pelajaran di kelas.

Berikut enam strategi umum yang penulis utaran untuk dapat mempelajari dan mengingat materi pelajaran dengan lebih baik:

  1. Tetapkan satu atau lehih tujuan untuk diri Anda sant membaca dan belajar.

Setiap kali Anda memulai sesi belajar, putuskan apa yang ingin Anda capai selama sesi itu, dan buatlah spesitik. Misalnya, tentukan berapa banyak materi baru yang ingin Anda baca pada kesempatan itu, seberapa banyak dan dengan cara apa Anda dapat meninjau dan mempraktikkan konten yang Anda pelajari sebelumnya, atau keduanya.

  1. Hubungankan apa yang Anda baca dengan pengetahuan dan pengalaman Anda sebelumnya.

Misalnya, hubungkan konsep dan prinsip baru dengan peristiwa masa kecil yang berkesan, tugas mata pelajaran sebelumnya, atau pengetahuan umum Anda tentang manusia dan perilaku mereka. Secara umum, orang-orang belajar dan mengingat sesuatu dengan lebih mudah dan efektif ketika mereka terlibat dalam pembelajaran bermakna (meaningful learning) yaitu, ketika mereka menghubungkan informasi dan ide-ide baru dengan hal-hal yang sebelumnya mereka pelajari.

  1. Elaborasikan apa yang Anda baca, dalami lebih jauh lagi, dan tambahkan.

Proses elaborasi yang memperkaya informasi baru dengan cara tertentu meningkatkan pembelajaran dan memori informasi tersebut. Jadi, coba untuk berpikir lebih jauh lagi tentang informasi yang Anda baca. Tariklah kesimpulan dari ide-ide yang disajikan. Buat contoh konsep baru. Identifikasikan aplikasi pendidikan Anda sendiri dari berbagai prinsip pembelajaran, perkembangan, dan motivasi.

  1. Bersikap aktiflah dalam mempertimbangkan beberapa informasi baru yang mungkin bertentangan dengan keyakinan Anda saat ini.

Seperti yang ditunjukkan tes OOPS, beberapa dari apa yang saat ini Anda ketahui dan yakini tentang pembelajaran dan pengajaran mungkin terlihat tidak akurat atau bahkan sama sekali tidak akurat. Keyakinan yang telah dimiliki seseorang kadang-kadang dapat terancam dengan adanya pembelajaran baru. Sebagai contoh, banyak siswa di kelas pendidikan guru menolak temuan penelitian yang tampaknya tidak konsisten dengan keyakinan dan pengalaman pribadi mereka.

Ketika Anda membaca dan mempelajari psikologi pendidikan, pikirkan bagaimana beberapa ide dan temuan penelitian dapat benar-benar bertentangan dan mendiskreditkan pengetahuan Anda sebelumnya. Ketika Anda menemukan gagasan dan temuan membingungkan atau salah, kami harap Anda akan tetap berpikiran terbuka dan, khususnya, pertimbangkan bagaimana dan mengapa gagasan serta temuan tersebut dapat memiliki validitas dan nilai. Idealnya, pembelajar yang efektif mengalami perubahan konseptual (conceptual change). Mereka merevisi konsep yang ada untuk mengakomodasi informasi baru dan berbeda.

  1. Kaitkan konsep dan prinsip abstrak dengan contoh konkret.

Seiring bertambahnya usia, anak-anak mengalami perkembangan kemampuan berpikir abstrak, tetapi orang-orang dari segala usia lebih mudah memahami dan mengingat informasi abstrak ketika mereka mengaitkannya dengan benda dan peristiwa konkret. Contoh-contoh pendek dan studi kasus panjang yang melibatkan anak-anak dan guru asli, video yang menggambarkan tindakan di kelas, Latihan Mengalami Langsung seperti tes OOPS-semua ini dapat meningkatkan pemahaman dan ingatan terhadap konsep-konsep baru sehingga membantu Anda mengenalinya ketika menemui kejadian serupa sewaktu bekerja menghadapi anak-anak dan remaja.

  1. Cek secara berkala untuk memastikan Anda mengingat dan memahami apa yang telah Anda baca.

Ada kalanya, bahkan siswa yang paling rajin pun tidak berkonsentrasi pada bacaan mereka ketika mereka sebenarnya sedang memikirkan sesuatu yang lain saat mata mereka menatap halaman buku. Jadi, berhentilah sesekali (mungkin sekali setiap dua atau tiga halaman) untuk memastikan Anda benar-benar belajar dan memahami hal-hal yang telah Anda baca. Cobalah untuk meringkas materi. Ajukan pertanyaan pada diri sendiri tentang hal itu, dan pastikan semuanya masuk akal bagi Anda.

Tujuan keseluruhan Anda dalam mempelajari psikologi pendidikan seharusnya tidak hanya sekedar menghafal cukup fakta untuk mendapatkan nilai bagus dalam ujian dan kuis. Alih-alih, tujuan Anda seharusnya menjadi guru terbaik dan juga pembelajar terbaik semampu yang dapat Anda capai. Ketika Anda menantikan saat terjun ke profesi guru, kami mendorong Anda untuk yakin bahwa waktu, latihan, pemahaman yang kuat tentang bagaimana anak-anak dan remaja belajar dan berkembang, banyak alat panduan untuk pengajaran, dan terutama adanya minat dari setiap siswa, Anda benar-benar dapat membuat perbedaan pada kehidupan kaum muda.

Tulisan ini dikutip dari buku “Psikologi Pendidikan Pembelajaran yang Berkembang” oleh Jeanne Ellis Ormrod, Eric M. Andreman & Lynley Anderman. Diterbitkan oleh penerbit Erlangga, tahun 2019. (*)

*Reporter: Annisa Asy Syam. A