Muhammad Daffa (kiri), Ketua Terpilih HIMANIS FIS-H UNM Periode 2021-2022. (Foto: Ist)
Muhammad Daffa (kiri), Ketua Terpilih HIMANIS FIS-H UNM Periode 2021-2022. (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis (HIMANIS) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) yang ke-V. Dari hasil musyawarah tersebut, Muhammad Daffa Alief Osama secara resmi terpilih menjadi Formatur Ketua HIMANIS FIS UNM periode 2021-2022.

Saat dihubungi oleh jurnalis LPM Profesi UNM, Daffa Alief mengatakan untuk menjadi puncak pimpinan di suatu organisasi tidaklah mudah. Untuk itu ia mengharapkan kritikan serta saran dari seluruh civitas Ilmu Administrasi Bisnis terkait kinerjanya dalam periode selanjutnya sebagai bahan evaluasi.

“Saya tetap membutuhkan aspirasi, saran dan masukan teman-teman, demisioner pengurus masyarakat terkait kinerja saya pribadi sebagai ketua dari teman-teman kepengurusan untuk membawa HIMANIS menjadi lebih baik,” katanya.

Lanjut, Ia juga berharap HIMANIS kedepan bisa berlabu ke arah yang lebih baik dan sesuai dengan harapan kita bersama yaitu menjunjung tinggi persaudaraan untuk mencapai kesejahteraan.

“Terakhir yang saya sampaikan semoga HIMANIS kedepan bisa berlabu ke arah yang lebih baik dan sesuai dengan harapan kita bersama yaitu menjunjung tinggi persaudaraan untuk mencapai kesejahteraan. Semoga himpunan nanti menjadi HIMANIS yang lebih manis,” tambahnya.

Mahasiswa angkatan 2019 ini mengatakan saat pencalonan sebagai Formatur Ketua Umum dengan membawa visi “reaktualisasi peran dan fungsi HIMANIS FIS-H UNM sebagai organisasi konstruktif dalam kaderisasi dan pergerakan serta berjiwa kewirausahaan guna mewujudkan mahasiswa ilmu administrasi bisnis yang berintelektual, kritis, dan mandiri” dan berencana memaksimalkan pola kaderisasi yang berkelanjutan, harmonis, dan profesional.

“Motivasi saya mencalonkan diri yaitu diladaskan niat untuk membawa HIMANIS menjadi lebih baik lagi di tengah gejolak zaman yang begitu pesat dan saya juga rencana untuk memaksimalkan pola kaderisasi yang berkelanjutan, harmonis, dan profesional,” ungkapnya

Terakhir, demisioner Ketua Umum HIMANIS, Nouva Dahlia berharap Formatur ketua umum beserta jajarannya dapat menutupi kekurangan HIMANIS pada periode sebelumnya dan menjadikan HIMANIS lebih baik lagi.

“Setiap masa, setiap periode itu ada kekurangan dan kelebihan. Jadi saya harapkan untuk periode selanjutnya mampu untuk menutupi kekurangan saat ini dan menjadikan HIMANIS sebagai betul-betul rumah, bukan tempat persinggahan atau tempat pelarian,” tegasnya. (*)

*Reporter: Nur Qodriah Syafitri/Editor: Fahmi Usta Wardani Bahtiar