Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (W 2) UNM, Karta Jayadi saat menghadiri vaksinasi kemerdekaan di pelataran Menara Pinisi, Minggu (8/8). Foto: Annisa Puteri Iriani-Profesi

PROFESI-UNM.COM – Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR 2) Univesitas Negeri Makassar (UNM), Karta Jayadi menyinggung soal bantuan subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) senilai 2,4 Juta dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud-Ristek). Karta Jayadi mengatakan bahwa kebijakan itu baru sebatas berita.

Ia mengaku ketika kebijakan dikeluarkan oleh kementerian, UNM selalu koordinasi dan mengecek hal tersebut.

“Itu baru berita, kami selalu koordinasi kok. Kami kan dipantau juga ini. Misalnya subsidi kuota kami cek, oh ada dan nantinya ada pertanggung jawabannya,” ujar WR 2 UNM, Karta Jayadi saat menghadiri Vaksinasi Kemerdekaan di pelataran Menara Pinisi, Minggu (8/8).

Karta Jayadi juga mengatakan mahasiswa zaman sekarang langsung percaya berita padahal pimpinan lah yang berkoordinasi langsung ke kementerian.

Ndak bisa berita dipercaya, karena kami ini langsung berkait dengan dia (kementerian),” katanya.

Sebelumnya Kemdikbud-Ristek dikabarkan akan menyalurkan Rp745 miliar untuk lanjutan bantuan UKT bagi mahasiswa yang terdampak Covid-19 pada September mendatang. Bantuan UKT diberikan sesuai besaran UKT (at cost), dengan batas maksimal Rp2,4 juta. Jika UKT lebih besar dari Rp2,4 juta, selisihnya menjadi kebijakan perguruan tinggi sesuai kondisi mahasiswa.(*)

*Reporter: Annisa Puteri Iriani