Suasana peserta vaksinasi kemerdekaan yang sedang menunggu antrian di UNM (8/8). (Foto: Ahmad Husen-Profesi).
Suasana peserta vaksinasi kemerdekaan yang sedang menunggu antrian di UNM (8/8). (Foto: Ahmad Husen-Profesi).

PROFESI-UNM.COM – Sebanyak 6.138 orang telah terdaftar Vaksin Kemerdekaan yang digelar oleh Universitas Negeri Makassar (UNM) Vaksin ini diperuntukkan untuk banyak kalangan antara lain, mahasiswa lama 2.668, mahasiswa baru 774, mahasiswa pasca sarjana 114, alumni UNM 396, keluarga pegawai/dosen 389, masyarakat umum 1.297, serta driver ojol disabilitas dan masyarakat Papua sebanyak 500, yang telah berlangsung di pelataran Menara Pinisi UNM, Minggu (8/8)

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Karta Jayadi, menyebut vaksin yang akan diberikan adalah jenis sinovac dan telah disiapkan dengan jumlah 3500 dalam sehari. Namun jika tidak tuntas akan dikonversikan ke vaksin berikutnya.

“Disiapkan 3.500 vaksin karena hanya sehari, tapi jika tidak tuntas, akan dialihkan ke vaksin berikutnya. Nantinya kerjasama ini akan dilanjutkan pemberian 8.000 vaksin tetapi belum ditentukan waktunya,” katanya.

Mahasiswa UNM, Akbar menuturkan bahwa antrian vaksin hari ini sangat membludak sehingga protokol kesehatan sulit diterapkan. Ia menyayangkan pihak kampus yang mengadakan sesi hanya satu hari saja.

“Orang-orang sangat ramai sehingga prokes susah dijalankan. Harusnya pihak kampus mengadakan lebih banyak sesi agar menghindari banyaknya orang,” tuturnya.

Mahasiswa Psikologi ini juga menambahkan bahwa panitia terlihat keteteran dengan banyaknya orang yang ingin memperoleh vaksin. Ditambah banyak orang yang tidak mematuhi aturan.

“Saya lihat panitia juga kewalahan dengan banyaknya orang. Dan banyak juga orang yang tidak paham dengan aturan, langsung saja menerobos antrian,” tambahnya. (*)

*Reporter: Nur Arrum Suci Katili/ Editor: Sumaya Nursyahidah