PROFESI-UNM.COM – Peraturan baru mengenai Uang Kuliah Tunggal (UKT) resmi dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Makarim. Peraturan itu untuk memastikan tidak ada mahasiswa yang putus kuliah karena tidak memiliki uang untuk membayar UKT.

Pemerintah sudah menyiapkan anggaran sebesar 745 Miliar untuk subsidi UKT bagi mahasiswa yang tidak mampu. Setiap mahasiswa mendapatkan pemotongan UKT sebesar 2,4 Juta.

Nadiem mengatakan kebijakan ini dikeluarkan atas keresahannya mendengar keluhan mahasiswa yang putus kuliah karena tidak mampu membayar UKT.

“Mendengar banyak sekali keluhan mahasiswa karena terdampak ekonomi dari Covid-19, kami merespons dengan membuat bantuan UKT yang kami lanjutkan,” ujar Nadiem.

UKT mahasiswa yang lebih dari 2,4 juta akan mendapatkan kebijakan dari kampus sesuai dengan keadaan mahasiswa.

“Jika UKT lebih besar dari 2,4 juta, maka selisih UKT dengan 2,4 juta menjadi kebijakan perguruan tinggi sesuai kondisi mahasiswa,” jelasnya. (*)

*Reporter: Kristiani Tandi Rani