rogram Studi PTIK FT UNM Buka Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau, (Foto: Ist).
rogram Studi PTIK FT UNM Buka Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau, (Foto: Ist).

PROFESI-UNM.COM – Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) membuka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Tahun Akademik 2021-2022.

Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) atau Recognition of Prior Learning (RPL) merupakan sebuah program melanjutkan studi pada pendidikan formal atas kerja sama UNM dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Mahasiswa yang mengambil program ini akan memperoleh ijazah sebagaimana mahasiswa program reguler dan terdaftar pada PD-DIKTI.

Adapun persyaratan untuk mengikuti RPL ini adalah:

  1. Lulusan SMA/Sederajat atau pernah mengikuti studi di perguruan tinggi tetapi tidak selesai.
  2. Lulusan Diploma 1/2/3 atau pernah mengukuti studi di perguruan tinggi tapi tidak selesai.
  3. Berpengalaman kerja yang relevan dengan CP prorgram studi terkait yang menunjukkan penguasaan CP/Kompetensi secara parsial atau secara keseluruhan program studi yang dituju.
  4. Memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh perguruan tinggi.

Jika kalian berminat mengikuti program ini, berikut simak langkah-langkah pendaftarannya.

  1. Pendaftaran dilakukan melalui link: http:// rpla.kemdikbud.co.id
  2. Klik DAFTAR, kemudian isi formulir dengan lengkap.
  3. Lakukan aktivasi melalui email, kemudian login kembali di http://rpla.kemdikbud.co.id
  4. Klik LOGIN (terletak di menu bagian atas)
  5. Masukkan Username dan Password
  6. Pilih tampilan RPL-A
  7. Pilih pedaftaran kemudian isi dengan lengkap
  8. Pilih Universitas Negeri Makassar dan Program Studi Sosiologi
  9. Pilih menu riwayat pekerjaan, pelatihan, dan pendidikan kemudian lengkapi.
  10. Setelah dilengkapi, muncul opsi uploud dokumen.
  11. Setelah semua kriteria terisi, klik SUBMIT.

Info Lengkap: Tim MBKM UNM (Ruang staf WR 1) Menara Phinisi UNM Lantai 6, Jalan A.P Pettarani Makassar. Contac Person: Fudhail: 085255251500. (*)

*Reporter: Ema Humaera