Pendampingan Secara Daring dan Pemberian Buku Untuk Melihat Perubahan Siswa/Siswi. (Foto: Ist).
Pendampingan Secara Daring dan Pemberian Buku Untuk Melihat Perubahan Siswa/Siswi. (Foto: Ist).

PROFESI-UNM.COM– Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) yang di lakukan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Program ini mengangkat judul, New Normal: Edukasi dan Aktivasi Protokol 5M (Menjaga jarak, Mencuci tangan dan memakai masker, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi Mobilitas) yang Berbasis Augmented Reality di SDN 137 Inpres Kaemba I Dusun Kaemba jaya Desa Pa’betengang Kecamatan Marusu Kabupaten Maros.

Kegiatan pengabdian dilakukan pada tanggal 17 juni lalu dan di lanjutkan dengan pendampingan pada awal 5 juli dan berakhir pada 30 juli.

Tim pelaksana kegiatan PKM-PM terdiri dari Nur’ Annisa sebagai ketua tim bersama dengan 4 orang anggotanya dan di dampingi dosen pendamping Rosalyn Anwar, kegiatan ini berupa pertemuan dan pendampingan kepada siswa/siswi secara luring dan daring.

Ketua Tim, Nur’ Annisa menuturkan bahwa Pendampingan kepada siswa/siswi yang dilakukan guna untuk membimbing mereka terkait pentingnya menjaga protokol kesehatan yang nantinya akan di terapkan saat melakukan aktivitas sehari-hari.

“Untuk memberikan edukasi melalui pendampingan yang kami lakukan kepada siswa/siswi tentang pentingnya protokol kesehatan agar nantinya mereka dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Lebih lanjut, Icha sapaanya mengatakan semasa pembelajaran online ia mengevaluasi dan mengawasi siswa/siswi dengan memberikan buku yang berguna untuk memperhatikan tindakan dan perilaku selama.

“Selama daring kami melakukan evaluasi dan mengontrol siswa2 melalui buku kontrol yang kami berikan, buku tersebut bertujuan untuk melihat perubahan sikap dan perilaku mereka terhadap pendampingan yang dilakukan,” katanya.

Terakhir, Mahasiswa Teknologi Pendidikan ini berharap dengan adanya kegiatan PKM-PM ini siswa/siswi dapat mengetahui dan menerapkan pentingnya menjaga protokol kesehatan dimasa pandemi saat ini.

“Harapannya siswa/siswi dapat memahami pentingnya protokol kesehatan di masa new normal, selain itu juga secara teknis mampu memahami dan melaksanakan protokol kesehatan 5M dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya. (*)

*Reporter: Sumaya Nursyahidah