Pamflet Kegiatan Pra-Pengaderan (Foto: Ist)
Pamflet Kegiatan Pra-Pengaderan (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Pra-Pengaderan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Platform Viaa Zoom meeting pada tanggal 3-4 Agustus, Selasa (3/7).

Pra-Pengaderan ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan arahan kader HMJ Biologi FMIPA UNM seputar sistem pengaderan yang digunakan dalam mengawal proses pengaderan selanjutnya sehingga melahirkan kader-kader Biologi yang memiliki potensi dan daya nalar yang kritis.

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Pra-Pengaderan ini antara lain, Seminar, Short Course, Ceramah, Diskusi Kelompok, Simulasi dan tanya jawab.

Anggota Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Alibaba mengatakan mengingat kondisi sekarang masih pandemi Covid-19 Pra-Pengaderan harus tetap dilaksanakan via online (Zoom) walaupun kurang efisien dan efektif tapi hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk kegiatan ini berlangsung dengan baik dan sesuai rencana.

“Pasti kita ketahui bahwa pemberian atau transfer pengetahuan apapun itu pastinya akan kurang efektif dan efisien jika dilaksanakan secara daring termasuk Pra-Pengaderan ini, tetapi ini bukan menjadi faktor penghalang untuk menyukseskan kegiatan ini,” katanya.

Lebih lanjut, Alibaba mengatakan peserta Pra-Pengaderan ini akan diikuti oleh ratusan orang karena mengingat Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Biologi 2020 sekitar 190 orang belum termasuk Steering Commite dan Warga Kader Biologi lainnya.

“Jumlah Camaba Biologi yang kami data kemarin ada 190 orang belum lagi Kakanda Steering Commite dan Aklimator (Kakak Pendamping) yang berjumlah puluhan orang,” ungkapnya.

Terakhir, Alibaba berharap kepada semua Elemen yang tergabung dalam kegiatan Pra-Pengaderan ini dapat memperoleh esensi dan dapat melahirkan kader yang potensial, menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan norma yang ada.

“Dapat melahirkan kader-kader yang potensial, berdaya nalar kritis, menjunjung tinggi nilai ketuhanan dan norma yang ada, karena Slogan kami dari Biologi itu ‘Satu Rasa Satu Kata’,” harapnya. (*)

*Reporter: Aliefiah Maghfirah Rahman/Editor: Sumaya Nursyahidah