Wahyuni Perdani, Duta Kampus Berbakat Sulsel 2021. Foto: Ist.
Wahyuni Perdani, Duta Kampus Berbakat Sulsel 2021. Foto: Ist.

PROFESI-UNM.COM – Wahyuni Perdani, Mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) dinobatkan sebagai Duta Kampus Berbakat Sulawesi Selatan (Sulsel) 2021. Penobatan tersebut dihelat di Hotel Wisata pada Sabtu (31/7).

Mahasiswi angkatan 2018, Wahyuni Perdani, mengatakan berbagai tahapan seleksi Ia berhasil meraih juara kategori tersebut. Mahasiswi ini mengaku mendapat banyak pengalaman setalah mengikuti kompetisi tersebut. Belajar Public speaking hingga perilaku seorang duta.

“Banyak sekali pelajaran serta pengalaman ketika mengikuti pemilihan Duta Kampus Sulawesi Selatan, disini kita berikan pelatihan catwalk, public speaking, personal branding, pelatihan make up dan yang tidak kalah menarik kita juga diajarkan untuk berperilaku yang baik,” ujarnya.

Lanjut, mahasiswi berprestasi FIS-H 2020 ini sangat bangga akan prestasi yang ia raih. Ia mengaku tidak menyangka akan menjadi Duta Kampus Berbakat Sulsel.

“Perasaannya tentu tidak menyangka karena menurut saya semua peserta memiliki bakat berbeda-beda dan tentunya keren tetapi syukur Alhamdulillah saya dipercayakan untuk mendapatkan predikat Duta Kampus Berbakat Sulsel 2021.

Bekalnya menjadi Duta Berbakat didukung kemampuan dan hobi dalam menari. Ia mengatakan sejak SMP dirinya sering mengikuti pentas seni dan lomba menari.

“Penampilan bakat saya menari, tarian Tulolonna Sulawesi Selatan dan Indologo. Saya memang sudah hobi menari sejak SMP dan sering ikut pentas seni maupun lomba tari,” katanya.

Uni sapaannya, mengungkapkan dirinya akan fokus pada tugas akhir sehingga kompetisi ini menjadi persembahan prestasi terakhir sebelum menyusun tugas akhir.

“Saya ingin menjadi role of model bagi mahasiswa di sulawesi selatan dan persembahan terakhir untuk saya karena proyeksi kedepannya saya ingin menyelesaikan tugas akhir agar bisa lulus tepat waktu,” ujarnya. (*)

*Reporter: Muhammad Ainun Najib/Editor: Agatoni Buttang