Aroyo Rani Paramitha saat memenangkan juara duta kampus Sulawesi Selatan 2021. (Foto: Agatoni Buttang-Profesi).
Aroyo Rani Paramitha saat memenangkan juara duta kampus Sulawesi Selatan 2021. (Foto: Agatoni Buttang-Profesi).

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswi Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM), Aroyo Rani Paramitha berhasil menjadi Runner-Up 1 kategori puteri dalam ajang pemilihan Duta Kampus Sulawesi Selatan Tahun 2021.

Malam puncak pemilihan duta kampus tersebut telah digelar pada Sabtu, 31 Juli 2021 di hotel pantai wisata Makassar. Pemilihan duta kampus merupakan salah satu ajang tahunan yang digelar oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia (YASPPI).

Mahasiswa angkatan 2019 Aroyo Rani Paramitha, menjelaskan awal mulanya mengikuti ajang duta kampus karena mendapat rekomendasi dari teman-temannya dengan beberapa pertimbangan sebelum mengikuti kompetisi ini.

“Pada akhirnya dari prodi mendaftarkan saya untuk mengikuti ajang duta kampus ini,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan motivasinya mengikuti ajang duta kampus karena ingin menjadi seseorang yang dapat menginspirasi bagi masyarakat dan mengedukasi orang-orang yang memiliki keterbatasan dalam pendidikan.

“Jadi dengan dukungan dari prodi dan kampus maka dari itu saya sangat bersemangat dan bersiap apalagi membawa nama baik kampus dalam ajang ini,” jelasnya.

Lanjut, mahasiswa asal kota Makassar tersebut mengatakan selama mengikuti ajang ini, ada banyak persiapan yang harus dilakukannya mulai dari catwalk, public speaking, tes wawasan dan juga bagaimana cara membangun personal branding diri sendiri.

“Yakin dan tanamkan saja pada diri sendiri bahwa kamu bisa dan kamu punya kemampuan, jangan pernah ingin menjadi diri orang lain,” tambahannya.

Terakhir, ia mengungkapkan suka dukanya mengikuti ajang duta kampus mulai dari bertemu mahasiswa-mahasiswi hebat se-Sulawesi Selatan dan mampu menambah ilmu serta wawasannya juga mempunyai panitia dan teman-teman yang asik.

“Dukanya itu di setiap pertemuan latihan tentunya kita capek dan membuat drop dan juga mengatur jadwal-jadwal yang bertabrakan,” tutupnya. (*)

*Reporter: Nur Qodriah Syafitri /Editor: Fahmi Usta Wardani Bahtiar