Nurdin Khalid, Ketua IKA UNM. (Foto: Agatoni Buttang-Profesi).
Nurdin Khalid, Ketua IKA UNM. (Foto: Agatoni Buttang-Profesi).

PROFESI-UNM.COM – Nurdin Halid merupakan alumni Universitas Negeri Makasar (UNM) sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNM memberikan sambutan dalam acara Dies Natalis dengan tema “Transformasi Pendidikan Berkualitas Berbasis Enterpeneurship di Era Merdeka Belajar Kampus Merdeka” yang ke-60 tahun UNM.

Dalam sambutannya, Nurdin Halid mengatakan tingkat ekonomi yang paling utama berdasarkan pada tali silaturahmi.

“Perekonomian disusun sebagai perekonomian pertama berdasarkan asas kekeluargaan,” katanya.

Lanjut, Ia juga mengungkapkan definisi tentang sebuah perekonomian yang menyusun bukan hanyalah menyusun saja tetapi memiliki beberapa banyak arti.

“Dengan perekonomian disusun berarti itu bukan disusun tapi disusun bermakna dibuat, di ciptakan, dan di rencanakan ialah itu yang berkuasa terbebas dan pasal bebas itu adalah kapitalis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nurdin menuturkan perekonomian di negara ini tidak sesuai dengan pasal yang telah di atur berdasarkan atas dasar kekeluargaan.

“Negeri ini sebetulnya belum paham tentang khususnya pasal 31 ayat 1 bahwa perekonomian kita harus susun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan,” tuturnya.

Terakhir, Ia menjelaskan dasar kesaksamaan negera tersebar pada keberagaman budaya yang berlatar belakang struktural ekonomi yang berdasar kekeluargaan.

“Intinya adalah keadilan ekonomi dan ekologi yang bermuara pada kesatuan sosial hanya bisa ditemui di negeri ini yang terpencar ribuan pulau dan beragam latar sosok kultural perekonomian yang disusun secara bersama berdasarkan asas kekeluargaan,” jelasnya. (*)

*Reporter: Sumaya Nursyahidah